NABIRE, Nokenlive.Com – Penjabat Gubernur Provinsi Papua Tengah, Dr.Ribka.Halluk, bersama gabungan pemerintah tim pengendalian inflasi melakukan kunjungan atau sidak ke beberapa gudang distributor sembako, gudang Bulog, juga pasar sentral dalam rangka menjelang hari raya lebaran dan dalam rangka pengendalian inflasi daerah.
“Pemerintah melakukan sidak untuk memastikan ketersediaan bahan pokok yang mendatangi satu persatu setiap gudang dolog untuk memastikan stok beras dan bahan pokok terpenuhi” Kamis (7/03/2024).

Tidak hanya itu, bersama rombongan PJ Gubernur Papua Tengah juga lakukan monitoring ke PT Pertamina dan PT Pelni Cabang Nabire untuk memastikan stok BBM dan memastikan arus mudik lebaran.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Perindagkop) Provinsi Papua Tengah, Nobertus Mote.

“Semua kunjungan yang kami lakukan untuk memastikan disetiap gudang memiliki stok beras yang cukup,terutama di gudang bulog stok beras tersedia 2.200 ton ada juga penambahan di bulan Maret sekitar 750 ton.” Ucapnya.
Nobertus mengatakan Pemerintah berharap kepada penyedia bapok distributor bisa terus berupaya agar mobilisasi distribusi barang, bapok bisa di percepat. Karena harus memenuhi kebutuhan masyarakat terutama menjelang hari raya hingga pasca lebaran.

“Kami sudah memastikan untuk tiga bulan kedepan stok beras tetap aman”. Ungkapnya.
PJ Gubernur Papua Tengah serta Pemerintah berupaya semaksimal mungkin, dan dalam waktu dekat ini untuk melakukan atau menjalankan pasar murah guna menekan adanya kenaikan harga Beras, Bapok, Sembako dan yang lainnya.
Nobertus juga mengatakan kepada para distributor untuk tetap bertahan pada harga yang ada. Namun ditegaskan-nya bahwa jika ada kenaikan harga tanpa alasan yang jelas akan ada sangsi bagi siapa saja yang melakukan kenaikan harga barang atau penimbunan harga terutama pada BBM.
Penulis: Genova.A.T.Worabay
Editor: Linda





Apa komentar anda ?