Jayapura, Nokenlive.com – Bupati Kabupaten Puncak, Elvis Tabuni menghadiri kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Anggaran Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dalam rangka Pencapaian Universal Coverage Jamsostek (UCJ) Papua Raya Tahun 2026 yang digelar di salah satu hotel di kawasan Entrop, Jayapura, Senin (22/06/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri para kepala daerah se-Tanah Papua bersama pihak BPJS Ketenagakerjaan dan para Gubernur dari provinsi papua, papua barat, papua selatan, pqpua tengah guna memperkuat koordinasi dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat pekerja.
Dalam kesempatan itu, Bupati Elvis Tabuni menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Puncak berkomitmen mendukung penuh program perlindungan sosial ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja rentan di wilayah Kabupaten Puncak.
“Program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat pekerja, khususnya pekerja rentan di daerah kami. Ini penting agar masyarakat pekerja mendapat jaminan keselamatan kerja dan perlindungan sosial yang layak,” ujar Elvis Tabuni.
Menurutnya, melalui kegiatan monitoring dan evaluasi UCJ Papua Raya Tahun 2026 diharapkan terjalin penguatan koordinasi antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dan BPJS Ketenagakerjaan sehingga target Universal Coverage Jamsostek di Papua Raya dapat tercapai secara maksimal.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat pekerja di Kabupaten Puncak untuk ikut serta dalam program BPJS Ketenagakerjaan demi perlindungan diri dan keluarga saat bekerja.
“Kami mengajak seluruh masyarakat pekerja untuk ikut dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan karena ini sangat penting untuk perlindungan diri dan keluarga. Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan sosial yang layak,” katanya.
Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam pelaksanaan program tersebut, terutama kondisi geografis wilayah, keterbatasan akses transportasi, serta pendataan pekerja di daerah pedalaman.
“Tantangan tentu ada, terutama kondisi geografis, akses transportasi, dan pendataan pekerja di wilayah terpencil. Namun pemerintah daerah tetap berkomitmen untuk terus memperluas pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Menurut Elvis, program UCJ memiliki peran penting dalam memberikan rasa aman bagi para pekerja karena adanya jaminan perlindungan kerja dan jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Program UCJ sangat penting karena memberikan perlindungan kepada para pekerja, baik ASN, tenaga honorer, pekerja informal, petani, tukang ojek, pedagang kecil, maupun masyarakat pekerja lainnya. Dengan adanya jaminan sosial ketenagakerjaan, masyarakat merasa lebih aman dalam bekerja,” tutupnya.
(Lisa/Redaksi)





Apa komentar anda ?