JAYAPURA, Nokenlive.com – Pemerintah Kabupaten Puncak, Papua Tengah, kembali membuka kesempatan bagi putra-putri asli daerah untuk melanjutkan pendidikan ke berbagai perguruan tinggi melalui program beasiswa Puncak Cerdas. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul, berkualitas, dan siap menjadi motor penggerak pembangunan di masa depan.
Ketua Yayasan BINTERBUSIH, Pascalis Abner, mengatakan pihaknya kembali dipercaya Pemerintah Kabupaten Puncak untuk melaksanakan proses rekrutmen calon mahasiswa penerima beasiswa pada tahun 2026. Program tersebut merupakan bagian dari visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Puncak dalam meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat.
“Hingga penutupan pendaftaran, sebanyak 428 calon mahasiswa telah mendaftar dan akan mengikuti serangkaian tahapan seleksi sebelum ditetapkan sebagai penerima beasiswa,” ujar Pascalis.
Ia menjelaskan, tingginya jumlah pendaftar membuat pelaksanaan tes dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama yang berlangsung pada 11 Juni 2026 diikuti sekitar 215 peserta, sementara gelombang kedua dilaksanakan keesokan harinya.
Setelah menyelesaikan tes tertulis, seluruh peserta akan mengikuti pemeriksaan kesehatan yang dijadwalkan pada 15 hingga 18 Juni 2026 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ilaga. Pemeriksaan dilakukan langsung oleh tim dokter untuk memastikan seluruh calon mahasiswa berada dalam kondisi kesehatan yang baik.
“Tes kesehatan menjadi salah satu syarat utama. Hasil seleksi akhir akan ditentukan berdasarkan kelulusan seluruh tahapan, termasuk pemeriksaan kesehatan,” jelasnya.
Pascalis mengungkapkan antusiasme masyarakat terhadap program ini meningkat tajam dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2025 jumlah pendaftar hanya sekitar 123 orang, sedangkan tahun ini mencapai 428 peserta, atau meningkat lebih dari tiga kali lipat.
Menurutnya, lonjakan tersebut menunjukkan semakin tingginya kesadaran generasi muda Puncak akan pentingnya pendidikan sebagai jalan untuk meningkatkan kualitas hidup dan membangun daerah.
“Kami melihat anak-anak sekarang semakin memahami bahwa pendidikan merupakan kunci masa depan. Kesempatan yang diberikan pemerintah daerah ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya agar setelah menyelesaikan pendidikan mereka dapat kembali mengabdi dan membangun Kabupaten Puncak,” katanya.
Ia berharap program beasiswa ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak putra-putri asli Puncak memperoleh akses pendidikan tinggi dan menjadi tenaga profesional di berbagai bidang.
“Harapan kami, program ini terus mendapat dukungan dari pemerintah daerah sehingga lahir semakin banyak generasi muda Puncak yang cerdas, berdaya saing, dan mampu melanjutkan estafet pembangunan di tanah kelahirannya,” tutup Pascalis.
(Menas/Redaksi)





Apa komentar anda ?