Jayapura, Nokenlive.com – Antusiasme masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di SMAN 2 Jayapura pada tahun ajaran 2026/2027 terbilang sangat tinggi. Sejak dibukanya Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) pada 15 Juni 2026, sekolah favorit di Kota Jayapura itu dipadati calon peserta didik bersama orang tua mereka yang datang untuk mendaftar.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan sekaligus Ketua Panitia SPMB SMAN 2 Jayapura, Yakoba Selviana Burumi, mengatakan pendaftaran murid baru berlangsung hingga 24 Juni 2026 dan dibuka melalui beberapa jalur penerimaan.
“Jalur penerimaan terdiri dari domisili sebesar 38 persen, prestasi 30 persen, afirmasi 30 persen, dan mutasi 2 persen,” ujar Yakoba saat ditemui di sekolah, Rabu (17/6/2026).
Meski jumlah pendaftar terus meningkat setiap hari, SMAN 2 Jayapura hanya menyediakan kuota sebanyak 432 siswa sesuai petunjuk dari Dinas Pendidikan. Kuota tersebut disesuaikan dengan kapasitas rombongan belajar (rombel) yang tersedia, yakni 12 kelas dengan masing-masing kelas diisi 36 siswa.
“Sejak pendaftaran dibuka pada 15 Juni lalu, animo masyarakat yang mendaftar ke sekolah kami memang sangat tinggi,” katanya.
Yakoba juga mengingatkan para orang tua untuk menyiapkan dokumen persyaratan yang dibutuhkan saat mendaftarkan anaknya, seperti Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, ijazah, dan nilai rapor semester terakhir.
Sementara itu, Kepala SMAN 2 Jayapura, Lea Ansanay, mengakui tingginya minat masyarakat untuk menyekolahkan anak di sekolah yang dipimpinnya. Namun, pihak sekolah tetap harus berpedoman pada jumlah rombel yang tersedia.
Menurutnya, keterbatasan daya tampung juga dipengaruhi rencana revitalisasi sejumlah ruang kelas yang akan segera dilaksanakan, sehingga berpotensi memengaruhi proses belajar mengajar ke depan.
“Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Namun sekolah tetap harus menyesuaikan dengan kapasitas yang ada. Dalam waktu dekat juga akan dilakukan revitalisasi ruang kelas sehingga kami tidak bisa menambah kuota penerimaan,” jelasnya.
Lea berharap masyarakat dapat memahami kondisi tersebut dan mempertimbangkan sekolah-sekolah lain yang berada di wilayah Jayapura Utara apabila tidak tertampung di SMAN 2 Jayapura.
Ia juga menjelaskan bahwa sistem penerimaan tahun ini menggunakan cakupan wilayah berdasarkan distrik, bukan lagi kelurahan seperti pada tahun-tahun sebelumnya.
Dengan tingginya jumlah pendaftar dan kuota yang terbatas, persaingan untuk mendapatkan kursi di SMAN 2 Jayapura diperkirakan akan semakin ketat hingga penutupan pendaftaran pada 24 Juni mendatang.
(Melviandres Pamanggori/Redaksi)





Apa komentar anda ?