ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Selasa, Agustus 4, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Bupati Jayapura Janji Cari Solusi Hak Belajar 430 Siswa SD Lentera Harapan

Bupati Jayapura Janji Cari Solusi Hak Belajar 430 Siswa SD Lentera Harapan

Oleh : Noken Live
4 Agustus 2026
Di Pendidikan
0
Bupati Jayapura Janji Cari Solusi Hak Belajar 430 Siswa SD Lentera Harapan

Keterangan Foto: Bupati Jayapura, Yunus Wonda, menerima aspirasi dari Asosiasi Orang Tua Murid Lentera Harapan, pada Selasa (4/8/2026), di jalan protokol Abepura - Sentani atau di depan SD Lentera Harapan Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua. Foto oleh Agustina Estevany Janggo.

SENTANI, nokenlive.com – Bupati Jayapura Yunus Wonda menerima aspirasi orang tua murid SD Lentera Harapan, yang menyampaikan tuntutan agar pemerintah segera menyelesaikan persoalan hak ulayat, yang menghambat aktivitas belajar mengajar sekitar 430 siswa selama empat bulan.

Bupati Jayapura Yunus Wonda langsung hadir ke lokasi aksi damai, di Jalan Protokol Abepura-Sentani tepatnya depan SD Lentera Harapan, pada Selasa (4/8/2026), setelah ratusan orang tua menggelar aksi damai selama dua jam, untuk meminta pemerintah daerah mengambil langkah cepat demi memulihkan hak pendidikan anak-anak mereka.

Bupati Jayapura Yunus Wonda menyatakan, turut prihatin atas terganggunya proses belajar mengajar yang telah berlangsung selama empat bulan dan menilai kondisi tersebut tidak boleh terus berlarut.

“Sangat memedihkan karena hari ini kita bekerja dan membangun untuk masa depan generasi anak-anak kita, tetapi justru mereka kehilangan kesempatan belajar. Anak-anak harus kita selamatkan,” kata Yunus.

Ia menegaskan, persoalan yang terjadi merupakan urusan pemerintah dengan pemilik hak ulayat sehingga tidak semestinya berdampak terhadap hak pendidikan para siswa.

Karena itu, pemerintah daerah akan segera mengundang pemilik hak ulayat untuk berdialog guna mencari penyelesaian terbaik, sekaligus menyiapkan alternatif agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan.

“Saya berharap besok kami mengundang pemilik hak ulayat untuk berdiskusi dari hati ke hati. Yang terpenting anak-anak harus kembali bersekolah,” ujarnya.

Koordinator Aksi Damai, Falensias Tungkoye, mengatakan kedatangan para orang tua bertujuan meminta pemerintah segera menyelesaikan persoalan yang telah menyebabkan ratusan siswa tidak dapat belajar secara normal.

Sementara itu, orator aksi Jeni Kobe menegaskan anak-anak tidak boleh menjadi korban sengketa antara pemerintah dan pemilik hak ulayat.

Menurutnya, selama empat bulan para siswa kehilangan hak belajar sehingga orang tua memilih menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pemerintah daerah.

Perwakilan orang tua murid, Valen L. Puraro, mengapresiasi kepekaan dan kepedulian Bupati Jayapura yang langsung turun ke jalan, dan bertemu dengan para orang tua murid serta memberikan kepastian solusi bagi 430 siswa SD Lentera Harapan.

“Terima kasih kepada Bupati Jayapura yang hari ini turun langsung, bertemu dengan kami semua orang tua murid. Harapan dan doa kami Bapak Bupati bisa segera melaksanakan janji untuk penyelesaian dalam waktu tiga minggu ini, dan kami menunggu janji itu,” tutupnya.

(Agustina Estevani Janggo – Redaksi DA)

Tags: Bupati Jayapura Yunus WondaDinas Pendidikan Kabupaten JayapuraPemerintah Kabupaten JayapuraSD Lentera HarapanSentaniValen L. PuraroYayasan Lentera Harapan
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

430 Siswa Terancam Putus Sekolah, Orang Tua SD Lentera Harapan Tuntut Hak Belajar Anak

Berita Terkait

430 Siswa Terancam Putus Sekolah, Orang Tua SD Lentera Harapan Tuntut Hak Belajar Anak
Pendidikan

430 Siswa Terancam Putus Sekolah, Orang Tua SD Lentera Harapan Tuntut Hak Belajar Anak

Terobosan Pendidikan di Papua, SMA YPK Diaspora Hadirkan Kelas Bilingual pada Usia 40 Tahun
Pendidikan

Terobosan Pendidikan di Papua, SMA YPK Diaspora Hadirkan Kelas Bilingual pada Usia 40 Tahun

Penutupan IHT 2026, Kabid SMP Ingatkan SMPN 1 Jayapura Siapkan Kerangka Kerja Menuju Akreditasi “A”
Pendidikan

Penutupan IHT 2026, Kabid SMP Ingatkan SMPN 1 Jayapura Siapkan Kerangka Kerja Menuju Akreditasi “A”

Bantu Siswa Lancar Membaca, SMPN 9 Jayapura Buka Kelas Khusus di Perpustakaan
Pendidikan

Bantu Siswa Lancar Membaca, SMPN 9 Jayapura Buka Kelas Khusus di Perpustakaan

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua