JAYAPURA, nokenlive.com – Kegiatan upacara bendera di lingkungan SMP 1 Jayapura dihadiri oleh bapak dan ibu dewan guru, staf tata usaha, serta seluruh siswa. Dalam kegiatan tersebut, perwakilan Densus 88 Mabes Polri turut hadir sekaligus menjadi pembina upacara yang berlangsung pada Senin (7/9/2026).
Upacara bendera berjalan tertib, lancar, penuh khidmat, dan sangat bermakna.
Mewakili Kepala Sekolah, Orpa Ayeri selaku Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Kesiswaan SMP 1 Jayapura memberikan apresiasi kepada tim Densus 88 Mabes Polri yang turut hadir sekaligus menjadi pembina upacara.
“Kehadiran Densus 88 Mabes Polri ke sekolah kami dan bertindak sebagai pembina upacara merupakan sesuatu yang luar biasa bagi sekolah ini,” ungkap Wakasek Kesiswaan SMP 1 Jayapura.

Lanjutnya, melalui kehadiran anggota Densus 88 Mabes Polri, pihak sekolah terbantu dalam menyosialisasikan pentingnya bermedia sosial dengan baik agar para siswa terhindar dari hal-hal negatif yang dapat merusak sikap dan mental generasi muda, khususnya peserta didik di SMP 1 Jayapura.
Ia kembali memberikan apresiasi kepada pihak Densus 88 Mabes Polri yang telah hadir dan menjadi pembina upacara di sekolah tersebut, terutama karena telah memberikan pemahaman dan informasi penting kepada peserta didik mengenai pentingnya bermedia sosial secara bijak serta menggunakan gadget (gawai), seperti telepon seluler dan perangkat sejenisnya, dengan baik.
Kemudian, SMP 1 Jayapura telah memiliki banyak tata tertib yang dibuat oleh pihak sekolah. Namun, dalam penerapannya masih terdapat sejumlah kendala terkait aturan yang berlaku. Oleh karena itu, melalui sosialisasi yang intensif, diharapkan dapat membantu pihak sekolah mencegah berbagai hal negatif yang dapat merusak sikap dan mental generasi muda.
Sementara itu, Anita Riama Simanjuntak selaku Ketua Panitia HUT ke-63 SMP 1 Jayapura mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian acara yang disusun panitia dalam rangka menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) ke-63 SMP 1 Jayapura yang akan diperingati pada 26 September 2026 mendatang.
“Kami berharap kehadiran pihak Densus 88 Mabes Polri dapat memberikan pencerahan dan pemahaman kepada anak-anak agar tidak terkontaminasi dengan hal-hal negatif, terutama dalam penggunaan gadget (gawai). Bijaklah dalam bermedia sosial,” pintanya.
Selain itu, Anita Simanjuntak juga berharap para peserta didik semakin baik dalam sikap dan perilakunya sehingga ke depan dapat berguna bagi diri sendiri, keluarga, bangsa, dan negara.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Densus 88 Mabes Polri, Bripka Andika Pratama, selaku pembina upacara menyampaikan dua hal penting kepada peserta upacara, terutama kepada para siswa.

“Pertama, anak-anak harus rajin belajar. Kedua, anak-anak harus mendengarkan orang tua dan bapak-ibu guru di sekolah,” pesannya.
Ia juga mengingatkan para siswa untuk mengurangi penggunaan gadget (gawai) secara berlebihan serta lebih bijak dalam bermedia sosial. Menurutnya, pengaruh penggunaan gadget dan media sosial sangat besar sehingga apabila tidak digunakan dengan bijak dapat berdampak negatif terhadap sikap, mental, dan kepribadian generasi muda.
(Melviandres P. – Redaksi DA)





Apa komentar anda ?