DOGIYAI, nokenlive.com – Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa atau yang akrab disapa Gubernur MEPA menyiapkan 34 unit sepeda motor bagi pemuda yang tergabung dalam komunitas pengojek Kabupaten Dogiyai untuk memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat.
Pernyataan itu disampaikan Gubernur MEPA saat melakukan tatap muka bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat Kabupaten Dogiyai di Aula Kingmi Digikotu, Mowanemani, Senin (7/9/2026).
“Kita akan perkuat teman-teman ojek. Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyiapkan 34 unit motor untuk teman-teman pemuda Dogiyai,” katanya.
Ia mengatakan bantuan tersebut tidak hanya ditujukan untuk menunjang aktivitas pengojek, tetapi juga membuka peluang usaha baru agar penerima mampu meningkatkan pendapatan keluarga.
“Jadi bagaimana supaya teman-teman ojek bisa memanfaatkan motor bukan hanya untuk ojek, tapi bisa berjualan di motor,” ujarnya.
Menurut Gubernur MEPA, pemanfaatan kendaraan untuk usaha tambahan merupakan bagian dari upaya pemerintah mendorong pemuda agar tidak bergantung pada satu sumber penghasilan.
“Tidak semuanya ojek, tetapi ini cara inovasi baru untuk bisa menghasilkan uang. Kita harus kreatif dan inovatif untuk membangun daerah,” tegasnya.
Komunitas Pengojek Kabupaten Dogiyai yang beralamat di Pasar Baru Mauwa menyambut bantuan tersebut sebagai dukungan nyata pemerintah dalam menunjang pekerjaan dan meningkatkan perekonomian keluarga.
Dalam surat ucapan terima kasih tertanggal 7 September 2026, Komunitas Pengojek Dogiyai menyampaikan bantuan motor tersebut sangat berarti untuk melayani masyarakat, meningkatkan ekonomi keluarga, serta mendukung mobilitas di wilayah Dogiyai.
“Kami menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Gubernur Provinsi Papua Tengah atas pemberian bantuan motor. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” tulis Ketua Komunitas Pengojek Dogiyai Agustinus Tebai dan Sekretaris Derek Pigai.
Tatap muka Gubernur bersama ASN dan masyarakat Dogiyai tersebut berlangsung setelah Gubernur Meki Nawipa melakukan peletakan batu pertama pembangunan asrama SMP YPPK St. Fransiskus Asisi Mapia serta peresmian Asrama Putra STA Bomomani. Ia berharap bantuan tersebut menjadi berkat sekaligus mendorong pemuda Dogiyai lebih kreatif dalam mengembangkan ekonomi daerah.
(Vanny Janggo – Redaksi DA)







Apa komentar anda ?