DOGIYAI, nokenlive.com – Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa mendorong pemuda Dogiyai memanfaatkan sepeda motor tidak hanya sebagai kendaraan ojek, tetapi juga sarana pemasaran kopi lokal.
Gagasan tersebut disampaikan Meki saat bertatap muka dengan ASN dan masyarakat Kabupaten Dogiyai di Aula Kingmi Digikotu, Mowanemani.
Ia menilai bantuan 34 unit motor kepada pemuda harus berkembang menjadi peluang ekonomi baru dengan memanfaatkan potensi unggulan yang dimiliki Kabupaten Dogiyai.
“Kita punya potensi Kopi Monemani, sekarang bagaimana supaya teman-teman ojek bisa memanfaatkan motor bukan hanya untuk ojek, tapi bisa menjual kopi di motor,” katanya.
Menurutnya, pola tersebut dapat menjadi inovasi ekonomi bagi pemuda sehingga mereka memiliki lebih banyak pilihan untuk mendapatkan penghasilan.
Gubernur Papua Tengah juga mendorong pengembangan kopi Monemani agar tidak hanya diproduksi dan dijual secara terbatas oleh petani di wilayah masing-masing.
Pemerintah provinsi, kata dia, akan menyiapkan ruang dan sistem agar Kopi Monemani dapat dikembangkan melalui inovasi serta pemasaran yang lebih terorganisasi.
“Petani kerja jual di koperasi, koperasi jual, sama-sama dapat uang,” katanya.
Ia menilai kolaborasi antara petani, koperasi dan pemuda dapat menciptakan rantai ekonomi lokal yang memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat.
Ia meminta pemuda tidak terpaku pada pekerjaan konvensional, tetapi berani menciptakan model usaha baru dengan memanfaatkan potensi daerah.
Menurutnya, kreativitas dan inovasi menjadi bagian penting dalam membangun ekonomi Papua Tengah yang melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama.
(Vanny Janggo – Redaksi DA)







Apa komentar anda ?