Jayapura, Nokenlive.com – Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Jayapura resmi bergulir. Pendataan diawali dari Rumah Jabatan Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, yang menerima kedatangan petugas Badan Pusat Statistik (BPS), Rabu (17/6/2026).
Kehadiran petugas sensus di kediaman wali kota menjadi simbol dimulainya pendataan besar yang bertujuan menghasilkan data akurat mengenai kondisi sosial ekonomi masyarakat dan aktivitas usaha di Kota Jayapura.
Usai mengikuti proses pendataan, Abisai Rollo mengaku telah memberikan seluruh informasi yang dibutuhkan secara lengkap dan sesuai kondisi sebenarnya, mulai dari data keluarga, aset hingga usaha yang dimiliki.
Menurutnya, sensus memiliki peran penting dalam menyediakan data yang menjadi dasar penyusunan berbagai kebijakan pembangunan daerah maupun nasional.
“Petugas telah melakukan pendataan terkait kondisi keluarga dan ekonomi. Saya memberikan data secara lengkap dan benar sesuai keadaan yang ada. Data ini sangat penting untuk mengetahui kondisi penduduk, sosial ekonomi, aset, dan aktivitas usaha masyarakat,” ujarnya.
Wali Kota juga mengajak seluruh warga Kota Jayapura untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan menerima petugas sensus dan memberikan informasi yang jujur serta akurat.

“Saya berharap masyarakat, baik yang tinggal di wilayah perkotaan maupun kampung-kampung, dapat berpartisipasi aktif. Data yang benar dan lengkap akan sangat menentukan kualitas perencanaan pembangunan di masa mendatang,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala BPS Kota Jayapura, Sugiyanto, menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Jayapura yang telah menjadi contoh bagi masyarakat dalam mendukung kegiatan sensus.
“Kami berterima kasih kepada Bapak Wali Kota yang telah menerima petugas dan memberikan data secara terbuka. Ini menjadi teladan yang baik bagi masyarakat untuk ikut berpartisipasi menyukseskan Sensus Ekonomi 2026,” katanya.
Sugiyanto menjelaskan, pelaksanaan sensus tahun ini memiliki cakupan yang lebih luas dibandingkan sebelumnya. Selain mendata aktivitas ekonomi dan dunia usaha, petugas juga mengumpulkan informasi terkait sektor pertanian serta kondisi sosial ekonomi masyarakat.
Sensus Ekonomi 2026 di Kota Jayapura telah dicanangkan pada 15 Juni 2026 dan akan berlangsung hingga 31 Agustus 2026. Sasaran pendataan mencakup seluruh penduduk Kota Jayapura yang berdasarkan data April 2026 berjumlah sekitar 410 ribu jiwa.
Selain itu, sekitar 31 ribu unit usaha juga menjadi objek sensus, mulai dari usaha mikro, kecil, menengah hingga perusahaan besar, baik yang berbadan hukum maupun tidak berbadan hukum.
Pada hari yang sama, petugas sensus juga melakukan pendataan terhadap Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, serta Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kota Jayapura, Muchlis Karim, di kediaman masing-masing.
Pemerintah Kota Jayapura bersama BPS berharap dukungan penuh masyarakat agar data yang dihasilkan benar-benar akurat, valid, dan mampu menjadi landasan kuat dalam merumuskan program pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Jayapura.
(Melviandres Pamanggori/Redaksi)





Apa komentar anda ?