JAYAPURA, Nokenlive.com – Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 kembali melakukan penegakan hukum terhadap kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua. Seorang pria berinisial AB alias UB, yang diduga merupakan anggota kelompok HSSBI, berhasil ditangkap di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Jumat (19/6/2026).
Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengatakan penangkapan dilakukan sekitar pukul 16.30 WIT setelah tim gabungan memperoleh informasi mengenai keberadaan target di kawasan Ruko Blok A, Dekai.
“Saat hendak diamankan, yang bersangkutan berupaya melarikan diri sehingga petugas melakukan tindakan tegas dan terukur. Dari tangan tersangka diamankan dua butir amunisi kaliber 5,56 mm, satu unit telepon genggam, serta sejumlah barang pribadi,” ujar Yusuf, Sabtu (20/6/2026).
Berdasarkan hasil pendalaman, AB diduga merupakan bagian dari Batalyon HSSBI yang selama ini beroperasi di wilayah Yahukimo. Polisi juga mengembangkan penyelidikan ke sebuah rumah yang diduga menjadi tempat persinggahan kelompok tersebut. Dari lokasi itu, petugas mengamankan seorang pria berinisial BK beserta sejumlah barang bukti, di antaranya perangkat komunikasi, teleskop optik, dokumen, telepon genggam, senjata tajam, dan perlengkapan lainnya yang masih didalami penyidik.
Menurut polisi, AB juga diduga terlibat dalam aksi penembakan terhadap kendaraan lapis baja Satgas Marinir di Dekai pada 13 Desember 2025. Selain itu, ia diduga melakukan kepemilikan dan penggunaan senjata api serta amunisi tanpa izin sebagaimana tertuang dalam laporan polisi yang ditangani Polres Yahukimo.
Atas dugaan tersebut, tersangka dijerat dengan Pasal 306 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait kepemilikan senjata api tanpa hak, serta Pasal 458 juncto Pasal 459 KUHP mengenai dugaan percobaan pembunuhan. Ancaman hukuman maksimal mencapai 15 tahun penjara.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa penindakan dilakukan secara profesional, terukur, dan tetap mengedepankan penghormatan terhadap hak asasi manusia.
Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga, mengatakan pihaknya akan terus mengembangkan penyidikan guna mengungkap jaringan kelompok kriminal bersenjata yang masih beroperasi di Papua.
Saat ini, AB dan BK masih menjalani pemeriksaan intensif di Polres Yahukimo. Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, serta bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Yahukimo maupun wilayah Papua secara umum.
( Melviandres Pamanggori/Redaksi)





Apa komentar anda ?