JAYAPURA, nokenlive.com – Upaya penyelundupan narkotika jenis ganja kering seberat hampir satu kilogram melalui Bandar Udara Internasional Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, berhasil digagalkan petugas Aviation Security (Avsec), Rabu (5/8).
Sebanyak sembilan bungkus ganja ditemukan di dalam bagasi seorang penumpang transit tujuan Dekai. Penumpang berinisial D.H. diketahui tiba di Bandara Sentani dari Wamena menggunakan pesawat Trigana Air sekitar pukul 13.30 WIT sebelum melanjutkan penerbangan menuju Dekai.
Saat menjalani pemeriksaan di Passenger Security Check Point (PSCP), gerak-geriknya bersama isi bagasi memicu kecurigaan petugas.
Kecurigaan itu muncul setelah mesin X-Ray mendeteksi citra yang tidak lazim di dalam koper milik penumpang. Petugas Avsec kemudian menghentikan proses pemeriksaan dan langsung mengamankan yang bersangkutan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Dari hasil pemeriksaan di Kantor Administrasi PT Angkasa Pura Indonesia Cabang Bandara Sentani, petugas menemukan sembilan bungkus yang diduga berisi ganja kering dengan total berat sekitar 940 gram, terdiri atas delapan bungkus plastik bening ukuran sedang dan satu bungkus kantong hitam berukuran besar.

Berdasarkan keterangan awal, ganja tersebut dibawa dari Wamena dan diduga akan diedarkan ke wilayah Dekai. Selanjutnya, pelaku beserta barang bukti diserahkan ke Polsek Kawasan Bandara Sentani untuk menjalani proses hukum dan pengembangan penyelidikan.
General Manager Bandara Internasional Sentani Jayapura, I Nyoman Noer Rohim, mengatakan keberhasilan tersebut menjadi bukti kesiapsiagaan petugas Aviation Security dalam menjalankan sistem pengamanan penerbangan sesuai standar nasional.
“Keberhasilan ini menunjukkan petugas Aviation Security Bandara Sentani bekerja secara sigap, cermat, dan profesional. Sistem pemeriksaan keamanan, termasuk peralatan X-Ray di PSCP, berfungsi optimal sehingga mampu mendeteksi barang-barang berbahaya maupun barang terlarang seperti narkotika,” ujarnya.
Ia menegaskan manajemen Bandara Sentani akan terus memperkuat pengawasan melalui peningkatan kompetensi personel, optimalisasi prosedur pemeriksaan, serta pemeliharaan seluruh peralatan keamanan agar
tetap andal dalam mencegah peredaran narkoba melalui jalur udara.
“Bandara merupakan objek vital nasional. Karena itu kami akan terus bersinergi dengan kepolisian, otoritas penerbangan, maskapai, dan seluruh pemangku kepentingan untuk menutup setiap celah penyalahgunaan transportasi udara, termasuk peredaran narkotika,” katanya.
Manajemen Bandara Sentani juga mengimbau seluruh pengguna jasa penerbangan agar mematuhi ketentuan keamanan dan tidak membawa barang-barang terlarang, termasuk narkotika, demi menjaga keselamatan, keamanan, dan kelancaran operasional penerbangan.
(Agustina Estevani Janggo – Redaksi DA)





Apa komentar anda ?