ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Selasa, Juli 21, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Komnas HAM Papua Minta Presiden Evaluasi Pola Operasi TNI di Papua Usai Konflik di Intan Jaya

Komnas HAM Papua Minta Presiden Evaluasi Pola Operasi TNI di Papua Usai Konflik di Intan Jaya

Oleh : Nokenlive
21 Juli 2026
Di Hukum dan Kriminal, Papua Terkini
0
Komnas HAM Papua Minta Presiden Evaluasi Pola Operasi TNI di Papua Usai Konflik di Intan Jaya

JAYAPURA, Nokenlive.com – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Perwakilan Papua meminta Presiden RI Prabowo Subianto mengevaluasi kebijakan dan pola operasi TNI di Papua menyusul rangkaian peristiwa kekerasan yang terjadi di Kabupaten Intan Jaya selama periode Mei hingga Juli 2026.

Permintaan tersebut disampaikan Kepala Komnas HAM Perwakilan Papua, Frits Ramandey, dalam konferensi pers di Kantor Komnas HAM Papua, Senin (20/7), setelah lembaganya melakukan pemantauan langsung di wilayah terdampak konflik.

Menurut Frits, hasil pemantauan menunjukkan bahwa peristiwa yang mengakibatkan meninggalnya Okto Tigau dan Markina Sondegau akibat tindakan aparat keamanan harus menjadi perhatian serius karena berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat sipil.

Ia menjelaskan, konflik yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir juga memicu gelombang pengungsian. Sekitar 3.000 warga di Kabupaten Intan Jaya, khususnya di Distrik Sugapa, dilaporkan meninggalkan tempat tinggal mereka karena merasa tidak lagi aman.

“Kami telah turun ke sana dan bertemu masyarakatnya dan mereka menyampaikan situasi di sana,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pemantauan lapangan, Komnas HAM Perwakilan Papua menyimpulkan terdapat sejumlah persoalan hak asasi manusia yang perlu mendapat perhatian, yaitu:
• Pelanggaran terhadap hak untuk hidup akibat rangkaian peristiwa kekerasan.
• Dugaan pelanggaran hak bebas dari penyiksaan serta perlakuan yang kejam dan tidak manusiawi.
• Dugaan pelanggaran hak atas proses hukum yang adil serta hak memperoleh rasa aman.

Atas temuan tersebut, Komnas HAM Perwakilan Papua menyampaikan sejumlah rekomendasi kepada pemerintah pusat dan daerah. Salah satu rekomendasi utama adalah meminta Presiden RI Prabowo Subianto melakukan evaluasi terhadap setiap kebijakan dan pola operasi TNI di wilayah Papua.

“Pada intinya meminta Presiden RI Prabowo Subianto supaya melakukan evaluasi terhadap setiap kebijakan dan pola operasi TNI di Papua,” pintanya.

Selain itu, Komnas HAM juga menilai perlunya koordinasi yang lebih kuat dalam penegakan hukum di Papua dengan melibatkan Kepolisian agar setiap penanganan konflik berjalan sesuai prosedur dan tetap mengedepankan perlindungan hak asasi manusia.

Kepada Panglima TNI, Frits meminta agar pola operasi seluruh satuan tugas yang bertugas di Papua mendapat perhatian khusus sehingga pelaksanaan tugas dapat berlangsung secara terkendali.

“Kepada Panglima TNI supaya memperhatikan pola operasi setiap satuan tugas yang menjalankan tugas di Papua, agar semuanya berjalan lancar dan terkendali,” ucapnya.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Intan Jaya bersama Pemerintah Provinsi Papua Tengah juga didorong untuk membangun komunikasi dan koordinasi yang lebih intensif dalam upaya penyelesaian konflik serta penanganan dampaknya terhadap masyarakat.

Komnas HAM berharap sinergi antara pemerintah pusat, aparat keamanan, dan pemerintah daerah dapat mempercepat terciptanya situasi yang kondusif sehingga masyarakat Intan Jaya dapat kembali menjalankan aktivitasnya secara aman.

(Melviandres Pamanggori/Redaksi)

Tags: Frits RamandeyKekerasan di Intan JayaKomnas HAM PapuaKonflik PapuaOperasi TNI di Papua
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

KADIN Papua dukung UMKM melalui Nobar Bola Gembira dan Lomba Domino

Berita Selanjutnya

Kapolda Papua Buka Pendidikan Bintara Polri 2026, Tekankan Integritas dan Pelayanan Prima

Berita Terkait

Polisi Sita 93,72 Gram Ganja dan Miras Arak Bali Beserta Pelaku
Hukum dan Kriminal

Polisi Sita 93,72 Gram Ganja dan Miras Arak Bali Beserta Pelaku

Hukum dan Kriminal

Tiga Anggota KKB Meninggal Dunia dan Tiga Senjata Api Diamankan di Yahukimo, Papua Pegunungan

Ketua KPK RI Bertemu Kapolda se-Tanah Papua, Bahas Pemberantasan Korupsi
Hukum dan Kriminal

Ketua KPK RI Bertemu Kapolda se-Tanah Papua, Bahas Pemberantasan Korupsi

Pembangunan di Papua Harus Libatkan Masyarakat, Bukan Hanya Pendekatan Keamanan
Papua Terkini

Pembangunan di Papua Harus Libatkan Masyarakat, Bukan Hanya Pendekatan Keamanan

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua