ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Senin, Juni 8, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Kabupaten Waropen Jadi Salah Satu Lokasi Program Kampung Nelayan Merah Putih

Kabupaten Waropen Jadi Salah Satu Lokasi Program Kampung Nelayan Merah Putih

Oleh : Nokenlive
31 Juli 2025
Di Papua Terkini
0
Kabupaten Waropen Jadi Salah Satu Lokasi Program Kampung Nelayan Merah Putih

Kabupaten Waropen resmi menjadi salah satu lokasi pelaksanaan program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), sebagai bagian dari program prioritas nasional yang mengacu pada visi pembangunan Asta Cita 2025-2029.

WAROPEN, NOKENLIVE.com– Kabupaten Waropen resmi menjadi salah satu lokasi pelaksanaan program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), sebagai bagian dari program prioritas nasional yang mengacu pada visi pembangunan Asta Cita 2025-2029.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, khususnya nelayan perikanan tangkap yang ada di Kabupaten Waropen, Provinsi Papua.

Keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi antara Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Waropen melalui Dinas Perikanan, dan Papua Youth Creative Hub (PYCH) Waropen sebagai mitra pembangunan daerah.

Baca juga: Laju Ekonomi Papua Tahun 2018 Tumbuh 7,33 Persen

Ketua PYCH Kabupaten Waropen, Alberthy Buiney, turut memainkan peran penting dalam memfasilitasi komunikasi lintas pihak dan mengawal penyusunan dokumen usulan bersama Dinas Perikanan Waropen.

“Sebagai mitra kerja strategis pemerintah daerah, PYCH berkomitmen untuk mendorong hadirnya program-program yang berdampak langsung pada masyarakat, khususnya nelayan lokal yang selama ini membutuhkan dukungan infrastruktur dan kelembagaan,” ujar Alberthy dalam keterangan tertulis yang diterima Nokenlive, Kamis sore.

Alberthy mengatakan, dalam proses pengusulan, PYCH dan Dinas Perikanan, melalui Kepala Bidang Perikanan Tangkap Marthinus Wandamani, menyusun proposal lengkap beserta data dukung teknis yang diminta oleh KKP.

 Baca juga: Cerita Penjual Ikan Asar di Festival Kampung Nelayan, Merasakan Dampak Positif dan Bisa Meningkatkan Pendapatan Ekonomi Keluarga

Usulan tersebut juga diperkuat dengan surat rekomendasi dari Wakil Bupati Waropen, Bapak Yoel Boari.

Hasilnya, Waropen ditetapkan sebagai salah satu calon kabupaten penerima Program Kampung Nelayan Merah Putih.

Lokasi pelaksanaan berada di Kampung Sarafambai, Distrik Waropen Bawah, yang dinilai memiliki potensi perikanan tangkap dan kesiapan kelembagaan yang memadai.

Tim dari KKP dan Salim Group dijadwalkan akan melakukan survei lokasi dan asesmen kelembagaan pada awal Agustsu 2025.

Baca juga: Polres Waropen Polda Papua Lakukan Operasi Pasar Antisipasi Kenaikan Harga Bahan Pokok

“Harapan kami pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Perikanan, Bappeda dan juga dari adat serta masyarakat nelayan bisa saling mendukung dan mensukseskan kegiatan di maksud,” ucap Alberthy.

“Ada tiga aspek yang akan ditinjau yaitu, kesiapan Koperasi Desa Merah Putih sebagai entitas pengelola kampung nelayan tersebut, Potensi Perikanan dan Infrastruktur yang ada,” sambung dia

PYCH memandang kehadiran program ini sebagai langkah awal yang penting untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat pesisir dan membuka ruang inovasi bagi generasi muda dalam sektor kelautan dan perikanan.

Baca juga: Pelatih Waropen : Pemain Dalam Kondisi Siap Tempur Lawan Persela

“Kami berharap program ini menjadi pemantik semangat kolaborasi lintas sektor, serta menjadi contoh bahwa dengan sinergi yang baik antara pemerintah, pemuda, dan masyarakat, kita bisa menghadirkan perubahan nyata di kampung-kampung,” tutup Alberthy. (Redaksi NL/Fredik)

BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Puluhan Warga yang Mengungsi di Kantor Wali Kota Akhir Pulang ke Rumah Usai BMKG Cabut Peringatan Tsunami di Jayapura

Berita Selanjutnya

3 Asisten dan 2 Kajari di Kejati Papua Dilantik Kajati Papua, Salah Satunya Efi Paulin Numberi Jabat Asbin Kejati

Berita Terkait

Hari Ke-8 Pascaledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh
Papua Terkini

Hari Ke-8 Pascaledakan Biak, Tim Gabungan Temukan 11 Serpihan Tubuh

Temuan Benda Diduga Bom Gegerkan Warga Doyo Grand,  Polisi Turun Tangan
Dari TKP

Temuan Benda Diduga Bom Gegerkan Warga Doyo Grand, Polisi Turun Tangan

Hari Kelima Ledakan Bom Biak, Tim Gabungan Temukan 32 Potongan Tubuh
Dari TKP

Hari Kelima Ledakan Bom Biak, Tim Gabungan Temukan 32 Potongan Tubuh

Pemda dan Satgas Pastikan Benda Viral di Gereja Intan Jaya Bukan Bom
Papua Tengah

Pemda dan Satgas Pastikan Benda Viral di Gereja Intan Jaya Bukan Bom

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua