JAYAPURA,NOKENLIVE.com- Pelaksanaan Festival Kampung Nelayan di Hamadi, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua yang berlangsung pada Jumat (11/7/2025) hingga Minggu (13/7/2025) tak hanya mendorong pariwisata, namun juga perekonomian masyarakat lokal yang ada disekitarnya.
Para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) merasakan dampak positif dari kegiatan Festival Kampung Nelayan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pariwisata.
Salah satu UMKM yang merasakan langsung dampaknya adalah pelaku usaha ikan asar, sebab merupakan salah satu primadona yang ditampilkan di kegiatan Festival Kampung Nelayan tersebut.
Salah satu penjual ikan asar di Kampung Nelayan Hamadi, Mama Ester Sembay mengatakan, senang sekali dapat terlibat dan memasang stand jualannya pada ivent kegiatan Festival Kampung Nelayan di Hamadi Kota Jayapura.

Mama Sembay, merupakan penjual ikan asar yang sehari-hari jualan di Pasar Hamadi menyebutkan, barang jualannya berupa ikan asar, sagu bakar gula merah dan makanan rebusan, yakni singkong dan keladi dengan ikan cakalang potong seharga 25000,-.
Baca juga: Raja Ampat Gelar Festival Gemar ikan 2019
“Untuk harga ikan asar mulai dari harga 50.000,- hingga 100.000,-, tergantung ukurannya,” katanya dalam keterangan kepada Nokenlive.com, Sabtu (12/7/2025).
“Ikan asar yang dijual adalah ikan cakalang,” sambung Mama Sembay menambahkan.
Mama Sembay berharap, kegiatan Festival Kampung Nelayan ini terus dilakukan oleh Dinas Pariwisata, karena memberikan dampak langsung terhadap masyarakat dan pelaku UMKM yang ada di sekitarnya.
“Festival ini sangat memberikan dampak kepada kami pelaku usaha ikan asar, karena bisa menambah peningkatkan pendampatan ekonomi masyarakat, terutama yang ada di Kampung Nelayan Hamadi,” ujarnya.

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru menjelaskan, saat ini pemerintah pusat dan pemerintah daerah, terutama di Kota Jayapura telah mendorong program makan bergizi gratis (BMG). Oleh karena itu, ikan asar hasil pengolahan yang dilakukan oleh mama-mama Papua ini bisa menjadi menu utama dalam kegiatan MBG
“Ikan asar yang disajikan oleh mama-mama Papua saat pelaksanaan Festival Kampung Nelayan ini bisa dijadikan sebagai salah satu menu yang mendukung program MBG di Kota Jayapura,” ungkapnya.
Rustan berpesan kepada seluruh panitia pelaksana Festival Kampung Nelayan, agar mendata secara baik pelaku UMKM yang mengambil bagian dalam kegiatan tersebut.
“Tolong didata bagaimana transaksi penjualan selama kegiatan, sehingga bisa dilihat perputaran ekonomi bagi mama-mama Papua yang ada di Kampung Kampung Nelayan,” ujarnya. (Melviandres Pamanggori/Fredik)





Apa komentar anda ?