JAYAPURA, Nokenlive.Com – Kepergian mantan Wali Kota Jayapura dua periode, Drs. Menase Robert Kambu, meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi Pemerintah Kota Jayapura, tetapi juga bagi keluarga besar Persipura Jayapura. Sosok yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum sekaligus Manajer Persipura itu dikenang sebagai salah satu tokoh penting yang membawa klub berjuluk Mutiara Hitam menuju masa-masa kejayaan dan mengukuhkan Persipura sebagai tim terbaik yang pernah lahir dari Tanah Papua.
Sebagai bentuk penghormatan terakhir, Wali Kota Jayapura yang juga Ketua Harian Persipura Jayapura, Abisai Rollo, bersama Ketua Umum Persipura Jayapura Benhur Tomi Mano, serta jajaran pengurus Persipura melayat ke rumah duka almarhum, Jumat (24/7/2026).
Dalam kesempatan itu, Abisai Rollo mengatakan kehadiran Pemerintah Kota Jayapura dan manajemen Persipura merupakan bentuk penghormatan atas jasa besar almarhum, baik sebagai pemimpin daerah maupun sebagai tokoh yang memiliki peran penting dalam perjalanan Persipura.
“Bapak Drs. M.R. Kambu, M.Si. adalah mantan Wali Kota Jayapura dua periode, mantan Ketua Golkar Kota Jayapura, serta mantan Ketua Umum dan Manajer Persipura Jayapura. Beliau telah dipanggil Tuhan Yang Maha Kuasa. Karena itu, kami datang dari Pemerintah Kota Jayapura dan manajemen Persipura untuk melayat dan bertemu dengan keluarga,” ujar Abisai.
Di bawah kepemimpinan M.R. Kambu sebagai Ketua Umum dan Manajer, Persipura terus berkembang menjadi kekuatan besar sepak bola nasional. Kepemimpinannya menjadi fondasi penting dalam membangun organisasi yang profesional, menjaga kekompakan tim, serta memperkuat identitas Persipura sebagai kebanggaan masyarakat Papua.
Warisan tersebut kemudian menjadi pijakan bagi Persipura untuk terus menorehkan prestasi hingga dikenal sebagai salah satu klub paling sukses di Indonesia dan simbol kebangkitan sepak bola Papua di tingkat nasional.
Abisai juga mengungkapkan, semasa hidup almarhum pernah berpesan apabila dirinya meninggal dunia, proses penghormatan dan pengurusan jenazah turut melibatkan keluarga besar Persipura Jayapura. Pesan itu menjadi amanah yang kini dijalankan oleh manajemen klub sebagai bentuk penghormatan kepada sosok yang telah memberikan pengabdian besar bagi Mutiara Hitam.
Pemerintah Kota Jayapura dijadwalkan melaksanakan upacara penyerahan jenazah dari pemerintah kepada pihak keluarga pada Sabtu, 25 Juli 2026 (hari ini)
Menurut Abisai, kepergian M.R. Kambu merupakan kehilangan besar bagi Kota Jayapura. Selain berjasa dalam pembangunan daerah, almarhum juga dikenang sebagai tokoh yang memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Persipura hingga menjadi kebanggaan masyarakat Papua.
Sebagai bentuk penghargaan atas pengabdiannya, Pemerintah Kota Jayapura juga akan mengusulkan pengabadian nama M.R. Kambu menjadi salah satu nama jalan alternatif di Kota Jayapura. Usulan tersebut akan dibahas melalui mekanisme yang berlaku bersama DPRD Kota Jayapura.
“Namun, usulan ini akan kami ajukan kepada DPRD karena proses penetapan nama jalan harus melalui pembahasan dan mekanisme di dewan,” kata Abisai.
Kepergian M.R. Kambu menjadi kehilangan bagi dunia sepak bola Papua. Sosoknya akan selalu dikenang sebagai pemimpin yang tidak hanya membangun Kota Jayapura, tetapi juga ikut meletakkan fondasi kejayaan Persipura hingga menjadi ikon sepak bola Tanah Papua dan disegani di pentas nasional.
(Melviandres Pamanggori/Redaksi)





Apa komentar anda ?