NABIRE,NOKENLIVE.com- Gubernur Provinsi Papua Tengah, Meki Nawipa melakukan kunjungan kerja ke kabupaten Intan Jaya, Selasa (8/7/2025).
Usai dilantik sebagai Gubernur Papua Tengah, ini merupakan kunjungan kerjanya, dimana pertama kali menginjakkan kaki di Kabupaten Intan Jaya.
Gubernur Meki bersama rombongan disambut hangat oleh masyarakat Intan Jaya. Tari-tarian dan prosesi pengalungan bunga mewarnai kedatangannya, sebagai sebuah penghormatan dan ucapan selamat datang.
Gubernur Meki menyampaikan terima kasih atas dukungan ribuan masyarakat Intan Jaya, sehingga hari ini dirinya menjadi Gubernur Papua Tengah.
“Pertama, saya ucapkan terima kasih karena masyarakat Intan Jaya telah pilih saya sebagai gubernur di atas tanah ini, Terimakasih semua,” ungkapnya dalam keterangan tertulis yang diterima Nokenlive.com, Selasa, (8/7/2025).
Bukan sekedar berkunjung, kehadiran orang nomor 1 Papua Tengah ini menyampaikan beberapa program prioritas, salah satunya pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan, pendidikan dan peningkatan ekonomi masyarakat hingga keamanan masyarakat.
Baca juga: Hadiri Hut Bhayangkara Ke-79 Tahun, Ini Pesan Gubernur Meki Nawipa yang Disampaikan Penjabat Sekda
“Bicara jalan, itu punya pusat. Bukan punya bupati. Tapi saya sudah bicara, dan hari ini kami bawa Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU). Berarti saya serius ya, saya bawa juga kepala ESDM, supaya kita pikir bagaimana listrik bisa 24 jam,” jelasnya.
“Begitu juga sektor kesehatan, ada Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Koperasi, ada juga ada, tolong di data saja. Selain itu, sektor pertanian, perikanan, perkebunan, dan peternakan,” sambung dia.
Kunker ke Intan Jaya, Gubernur Papua Tengah Sampaikan Program Prioritas, adil sehingga pembangunan berjalan dengan baik.
Baca juga: Gubernur Meki Nawipa Resmi Tutup Raker Asosiasi MRP Se-Tanah Papua, Ini 13 Poin Rekomendasi
“Kita akan duduk rapikan, Intan Jaya dapat satu atau dua program, Puncak Jaya, Puncak, juga Paniai dapat satu dua program dari gubernur, berarti pembangunan sudah jalan,” ujarnya. (Lisa/Fredik).







Apa komentar anda ?