Wamena, Nokenlive.com
Untuk mendengar secara langsung aspirasi mayarakat (asmara) Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE.M.Si blusukan (kunjungan kerja) ke distrik Asologaima, kabupaten Jaywwijaya, Papua Pegunungan, Jumat (27/1/2023)

Saat kunjungan kerja ke distrik Asologaima, Bupati Jhon Richard Banua didampingi Sekda Jayawijaya, Tomy M. Mayor, S.Pd.MM serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan pemerintah kabupaten Jayawijaya.
Dalam kunjungan kerjanya ke distrik Asologaima, Bupati Banua langsung bertatap muka dengan masyarakat kampung Logotpaga, dan berdiskusi dengan anak anak SD Negeri Logotpaga distrik Asologaima.
Kehadiran Bupati Jhon Richard Banua guna memastikan dengan adanya berita bahwa Pendidikan di Jayawijaya tidak berjalan baik khususnya di SD Negeri Logotpaga.
Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE.M.Si mengungkapkan bahwa kunjunganya ke kampung Logotpaga, distrik Asologaima karena ada beberapa berita difiralkan terkait dengan pendidikan di Jayawijaya tidak berjalan dengan baik salah satunya di SD Inpres Logotpaga.
“Sehingga saya pingin melihat sendiri, ternyata apa yang disampaikan diberita itu tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan,” tegas Bupati seraya mengungkapkan bahwa belajar mengajar anak anak SDN Logotpaga berjalan dengan baik.
“Hanya masih kekurangan tenaga pengajarnya saja,” singkatnya.
Bupati Banua menjelaskan, secara keseluruhan pendidikan di Jayawijaya berjalan dengan baik, hanya saja hampir disetiap sekolah pinggiran masih memiliki kekurangan tenaga guru.
“Karena selama ini kepala dinas dan kepala bidang aktif untuk sekolah-sekolah membuat laporan,” jelasnya.
Untuk menjawab kekuaran tenaga guru, lanjut Bupati Jhon Richard Banua, ada tambahan punya guru kontrak orang asli Papua (OAP) sebanyak 150, dan dari Indonesia cerdas sebanyak 50 orang tenaga guru untuk menambah sekolah-sekolah yang ring-ring luar.
Menurutnya, berdasarkan dengan itu pihak pemerintah daerah menambah dua guru dari Indonesia Cerdas untuk membantu mengajar adik-adik SD Negeri Logotpaga. “Disini untuk aktivitas proses belajar-mengajar kembali dengan normal,” katanya.
Bupati Jhon Richard Banua mengungkapkan bahwa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati, fokus sekali pada peningkatan Pendidikan dan Kesehatan di Jayawijaya.
Selain itu, Bupati Banua berjanji dalam tahun ini akan melengkapi fasilitas yang masih kekurangan seperti MCK, alat penerangan, air bersih dan bantuan lainnya.
Ditempat sama, kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya, Natalis Mumpu melaporkan bahwa SD Negeri Logotpaga sendiri memiliki 2 guru ASN dan 4 Guru honorer serta jumlah siswa siswi sebanyak 150 orang.
“Aspirasi masyarakat secara tidak langsung sampaikan ke Bupati bahwa kami punya kekurangan guru, maka saat ini juga pak Bupati serahkan 2 guru dari Indonesia Cerdas untuk membantu disini,” jelas Natalis Mumpu.
Ia berharap, dengan adanya penambahan tenaga guru di Jayawijaya semata mata kegiatan proses belajar-mengajar berjalan dengan baik. (ARNY HISAGE)





Apa komentar anda ?