WAMENA, Nokenlive.com – Menyambut Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unsur Sekretariat Daerah Provinsi Papua Pegunungan menunjukkan komitmennya terhadap dunia pendidikan melalui aksi nyata. DWP menggelar kunjungan kerja ke SMP Mitra Misi Baptis Wamena, Selasa (29/4/2026), dengan membawa bantuan pendidikan sekaligus motivasi bagi para siswa.
Kegiatan tersebut diisi dengan sosialisasi kesehatan reproduksi remaja oleh Dinas Kesehatan Provinsi Papua Pegunungan, serta penyerahan berbagai bantuan berupa alat tulis, uang pembinaan senilai Rp10 juta, dan perlengkapan olahraga. Tambahan bantuan juga diberikan oleh Kepala Biro Umum Setda Papua Pegunungan, Charles Panggabean, berupa fasilitas olahraga.
Kehadiran rombongan DWP disambut antusias oleh para siswa yang tampak bersemangat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Dukungan ini menjadi suntikan motivasi bagi mereka untuk terus belajar di tengah berbagai keterbatasan.
Wakil Ketua I DWP Papua Pegunungan, Ny. Antonia H. Kenangalem, yang mewakili Ketua DWP Ny. Sisilia W. Siep, menegaskan bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah atau pihak sekolah.
“Kami ingin turut ambil bagian dalam mendukung masa depan anak-anak Papua Pegunungan. Meski sederhana, kami berharap bantuan ini bisa memberi manfaat dan menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk ikut peduli,” ujarnya.

Ia juga mengajak para siswa untuk terus semangat mengejar cita-cita. “Masa depan Papua Pegunungan ada di tangan generasi muda. Teruslah belajar dan jangan mudah menyerah,” pesannya.
Sementara itu, Ketua DWP Unsur Setda Papua Pegunungan, Ny. Lusiana H. Kosay, menyebut kegiatan ini sebagai wujud kepedulian nyata dalam menyambut Hardiknas yang diperingati setiap 2 Mei.
“Kami ingin memberikan motivasi sekaligus dukungan nyata. Bantuan sarana olahraga diharapkan dapat meningkatkan kesehatan, kebersamaan, dan semangat siswa,” katanya.
Di sisi lain, Penanggung Jawab Yayasan Mitra Misi Baptis Wamena, Pdt. Fentje Buol, S.Th, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan. Ia menjelaskan bahwa yayasan saat ini mengelola pendidikan dari jenjang PAUD, SD, hingga SMP, serta tengah mengembangkan fasilitas berupa gedung baru dan asrama siswa.
“Kami tidak hanya membangun kecerdasan, tetapi juga karakter siswa berdasarkan nilai-nilai Kristiani. Harapannya, mereka tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan berintegritas,” ungkapnya.
Kegiatan ini menjadi cerminan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam memajukan pendidikan di Papua Pegunungan. Momentum Hardiknas 2026 pun dimaknai bukan sekadar seremoni, melainkan aksi nyata yang langsung dirasakan manfaatnya oleh para siswa.
(Tundemin/Redaksi)





Apa komentar anda ?