WAMENA, Nokenlive.com – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lanny Jaya, Saiman Yigibalom, akhirnya angkat bicara terkait insiden penghadangan oleh sekelompok masyarakat di depan Hotel Baliem Pilamo, Wamena, usai kegiatan Musrenbang Provinsi, Rabu (29/4/2026).
Saiman menegaskan, kejadian tersebut dipicu kesalahpahaman terkait penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah SD Inpres Wanuga, Distrik Goa Balim. Ia menjelaskan, saat itu dirinya hendak kembali ke Lanny Jaya bersama Bupati, namun tiba-tiba dihadang oleh massa yang mempertanyakan kebijakan tersebut.
“Mereka mempertanyakan SK Plt Kepala Sekolah. Saya sudah mencoba menjelaskan, tetapi situasi cukup tegang sehingga tidak semua bisa disampaikan dengan baik,” ujarnya.
Menurut Saiman, penunjukan Plt Kepala Sekolah bukan keputusan sepihak, melainkan berdasarkan aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui Anggota DPRK Lanny Jaya, Etin Kogoya.
Ia mengungkapkan, laporan yang diterima menyebutkan kondisi sekolah di Wanuga memprihatinkan. Lingkungan sekolah tidak terawat dan kepala sekolah sebelumnya jarang berada di tempat tugas karena kesibukan lain.
“Akibatnya, aktivitas belajar mengajar tidak berjalan maksimal. Bahkan, anak-anak jarang masuk sekolah dan pelaksanaan ujian harus dilakukan di Wamena,” jelasnya.
Atas dasar itu, usulan pergantian kepala sekolah diajukan, disetujui oleh Bupati, dan diproses sesuai mekanisme melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD).
Saiman menegaskan, langkah tersebut diambil semata-mata untuk memperbaiki kualitas pendidikan di wilayah Goa Balim, bukan karena kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.
Untuk meredam polemik, pihaknya berencana mengundang semua pihak terkait guna duduk bersama dan meluruskan persoalan tersebut.
“Kami akan fasilitasi pertemuan agar semua jelas. Soal SK tetap atau diganti, itu kewenangan Bupati. Kami hanya menjalankan tugas berdasarkan prosedur yang ada,” tegasnya.
Ia pun mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi dan bersama-sama mendukung upaya peningkatan mutu pendidikan di Lanny Jaya.
(Humas/Redaksi)





Apa komentar anda ?