NABIRE, Nokenlive.com – Kepolisian Daerah (Polda) Papua Tengah menggelar syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-2 di halaman Mapolda Papua Tengah, ditandai dengan pemotongan tumpeng. Rabu (29/4/2026)
Momentum ini menjadi refleksi sekaligus penegasan komitmen Polri untuk semakin hadir melayani masyarakat.
Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jeremias Rontini, S.I.K., M.Si, dalam keterangannya kepada wartawan menyampaikan bahwa peringatan ini berkaitan dengan pembentukan Polda Papua Tengah berdasarkan Surat Keputusan Kapolri Nomor 677/IV/2024.
Ia menjelaskan, pihaknya menetapkan tanggal 9 April sebagai hari lahir Polda Papua Tengah dan saat ini tengah mengusulkan penetapan resmi secara administrasi.
“Di usia yang ke-2 ini, kami mengusung tema ‘Polri Polda Papua Tengah hadir untuk masyarakat’. Artinya, setiap anggota harus memiliki niat baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kapolda.
Menurutnya, meskipun usia institusi masih tergolong muda, Polda Papua Tengah dituntut untuk menunjukkan kedewasaan dalam menjalankan tugas, khususnya dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.
Kapolda menekankan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat harus membawa dampak positif.
“Ketika niat baik itu diwujudkan dalam pelayanan, diharapkan masyarakat juga merespons dengan hal yang sama,” katanya.
Selain itu, Jeremias Rontini mengakui bahwa Polda Papua Tengah masih menghadapi tantangan besar, terutama dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Dari delapan kabupaten di wilayah hukum Polda Papua Tengah, sebagian besar masih dilanda konflik.

“Ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi kami. Tugas meredam konflik tidak bisa dilakukan sendiri oleh kepolisian, tetapi harus melalui sinergi dengan pemerintah daerah, DPR, dan Majelis Rakyat Papua,” jelasnya.
Ia mencontohkan kondisi konflik yang terjadi di Kabupaten Puncak yang membutuhkan kolaborasi berbagai pihak untuk penyelesaiannya. Menurutnya, pendekatan bersama ibarat “sapu lidi” yang kuat jika disatukan.
Lebih lanjut, Kapolda menegaskan pentingnya menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif guna mendukung program pembangunan pemerintah daerah, termasuk agenda musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) yang salah satu fokusnya adalah penguatan ekonomi lokal.
Terkait pembangunan fasilitas Mapolda Papua Tengah, Kapolda menyebut bahwa usulan pembangunan telah diajukan sejak tahun lalu dan kembali diusulkan pada tahun ini ke Mabes Polri.
“Kami berharap mendapat dukungan dari seluruh masyarakat Papua Tengah agar pembangunan Mapolda dapat terealisasi, sehingga anggota dapat bekerja lebih maksimal dengan fasilitas yang memadai,” ujarnya.
Dengan semangat HUT ke-2, Polda Papua Tengah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat sinergi demi terciptanya keamanan serta kesejahteraan masyarakat di wilayah Papua Tengah.
(Lisa/Redaksi)







Apa komentar anda ?