JAYAPURA, Nokenlive.com – Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dimanfaatkan Pemerintah Provinsi Papua untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor demi mewujudkan pendidikan bermutu bagi seluruh masyarakat.
Mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Marthen Medlama, menegaskan bahwa kemajuan pendidikan tidak bisa hanya dibebankan pada satu pihak.
“Pendidikan butuh dukungan dari semua elemen, meskipun leading sektor ada di Dinas Pendidikan itu sendiri,” ujarnya kepada awak media usai peringatan Hardiknas tingkat Provinsi Papua, Jumat (1/5/2026), di halaman Kantor Gubernur Papua.
Menurutnya, semangat Hardiknas harus diwujudkan melalui langkah konkret yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Ia menekankan pentingnya peran bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan, mulai dari penyediaan fasilitas hingga penguatan sarana dan prasarana pendukung.
“Kita semua punya peran untuk memberikan kebaikan terhadap dunia pendidikan yang ada. Caranya dengan membuat peningkatan dan perubahan, misalnya dari sisi fasilitas pendidikan dan sarana prasarana pendukung bagi anak-anak didik di Papua,” jelasnya.
Marthen juga menegaskan bahwa transformasi pendidikan tidak hanya sekadar perubahan, tetapi harus memberikan dampak nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota menjadi faktor penting dalam mencetak generasi unggul di Papua.
“Sebab dengan pendidikan yang baik dan bermutu, anak-anak kita akan dapat bersaing dengan saudara/i nya di luar sana,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia berharap momentum Hardiknas 2026 mampu mempererat kerja sama antara pemerintah daerah, Dinas Pendidikan, serta seluruh stakeholder terkait dalam memajukan pendidikan yang berkualitas di Papua.
Di sisi lain, Marthen mengakui bahwa tantangan masih dihadapi, khususnya terkait keterbatasan fasilitas pendidikan. Kondisi ini terutama dirasakan di sejumlah sekolah negeri khusus dan sekolah luar biasa yang berada di bawah kewenangan Dinas Pendidikan Provinsi Papua.
Meski demikian, ia mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Papua yang dinilai mulai memberikan perhatian serius dengan turun langsung ke sekolah-sekolah.
“Melalui momentum Hardiknas tahun 2026 ada perhatian serius dari pemerintah provinsi yang telah turun langsung ke setiap sekolah, dan ini patut mendapat apresiasi bagi kemajuan pendidikan di Papua,” pungkasnya.
(Melviandres Pamanggori / MR)





Apa komentar anda ?