Jayapura,Nokenlive.Com-Lima orang guru telah berhasil dievakuasi dari Kampung Julugoma, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak,Provinsi Papua, ke Kabupaten Mimika pasca aksi penembakan terhadap dua orang guru oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang terjadi pada hari Kamis (8/4/2021) sekitar 09.30.
Sementara itu evakuasi lima orang guru tersebut dilakukan pada pada hari Sabtu 10 April 20212 siang sekitar pukul 13.30 wit, selain 5 guru tersebut ada dua balita dan dua jenazah guru yang seluruhnya berasal dari Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, berhasil dievakuasi ke Mimika.
Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPPAD) Papua, Christian Sohilait, menyampaikan,kelima guru yang sudah berhasil dievakuasi ke Mimika, kini dalam keadaan trauma karena dua rekannya tewas tertembak.
“Mereka semua trauma dan minta pulang kampung. Hari ini mereka pulang ke rumah keluarganya dulu, besok mereka pulang ke Toraja,” ungkap Christian melalui pesan singkatnya, Sabtu (10/4/2021).
Pihaknya Ia berharap kejadian yang menimpa para guru di Beoga tidak berdampak luas bagi guru di wilayah pedalaman Papua lainnya.Untuk itu ia meminta aparat keamanan dan masyarakat bisa ikut menjaga keberadaan para guru karena mereka hadir di sana hanya karena misi kemanusiaan.
“Saya selalu memberikan himbauan kepada masyarakat, mari berikan dukungan kepada guru-guru. Mereka tidak punya masalah apa-apa dengan siapapun di situ. Kondisi ini pasti membuat guru-guru ketakutan, pihak keamanan dan masyarakat tolong beri jaminan kemanan supaya mereka bisa ada di sana,”tegasnya.
Selain itu, Sohilait juga mengimbau guru-guru yang bertugas di wilayah yang memiliki potensi konflik, untuk lebih peka melihat situasi. Menurut dia, kejadian seperti yang terjadi di Beoga bisa menimpa siapa saja dan dengan profesi apa saja.
“Kami mengimbau kepada guru-guru yang berada di daerah yang punya potensi terjadinya konflik, kalau dari lingkungan guru-guru lihat tidak aman, lebih baik keluar dulu, cari tempat perlindungan yang dekat,”tutup Sohilait.(ans).





Apa komentar anda ?