ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Sabtu, Agustus 29, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Gubernur Papua Bertemu Dengan Mahasiwa Papua di New Zealand

Gubernur Papua Bertemu Dengan Mahasiwa Papua di New Zealand

Oleh : Noken Live
16 Juli 2019
Di Uncategorized
0
Gubernur Papua Bertemu Dengan Mahasiwa Papua di New Zealand

Mahasiswa New Zealand foto bersama Gubernur Papua, Lukas Enembe

Jayapura, NokenLive.com—Dalam rangka menghadiri Pasifik Expositian 2019 di Auckland, Gubernur Papua Lukas Enembe bertemu langsung dengan mahasiswa Papua yang sedang memimbah ilmu melalui jalur beasiswa dari dana Otonomi Khusus (Otsus) di New Zealand, Minggu, (14/7/2019).

Di sela-sela kegiatan tersebut di Selandia Baru, Gubernur Lukas Enembe menyempatkan diri untuk bertemu dengan mahasiswa Papua penerima beasiswa dari dana Otonomi Khusus yang sedang menuntut ilmu diberbagai kota yang ada di Selandia Baru.

Pertemuan tersebut berlangsung Minggu, (14/72019) di Sky City Restaurant Fortune. Dalam pertemuan itu, Gubernur Lukas Enembe di damping oleh Ketua DPRP Yunus Wanda, Tokoh Masyarakat Papua, Yorris Rawayei, Atase Pertahanan KBRI di Selandia Baru, Kepak Biro Otsus Pemprov Papua Antoni Mirin, Kepala Badan Penghubung Pemprov Papua di Jakarta Alexander Kapisa dan Marvich Ayomi sebagai orang tua/penanggunjawab mahasiswa Papua di Selandia Baru.

Gubernur Papua Lukas Enembe juga mendengarkan berbagai hal yang disampaikan oleh mahasiswa Papua di NZ berkaitan dengan perkembangan perkuliahan yang mereka tempuh selama ini. Mahasiswa yang hadir dalam pertemuan tersebut sekitar 70 orang dari sekitar 150 orang pelajar dan mahasiswa penerima beasiswa dari dana Otonomi Khusus yang ada di Selandia Baru.

Gubernur LE amat senang mendengarkan perkembangan perkuliahan yang disampaikan oleh mahasiswa dan berkaitan dengan hal tersebut, dirinya memberikan beberapa pesan-pesan kepada mereka agar tetap semangat dalam menempuh perkuliahan di Selandia Baru.

Selanjutnya, Gubernur Lukas Enembe juga menjelaskan, beasiswa yang pihaknya mencairkan tersebut, berasal dari dana otonomi khusus yang secara undang-undang pendanaannya akan berakhir pada tahun 2021.

“Oleh karena itu, kalian semua harus bersungguh-sungguh untuk secepat mungkin menyelesaikan kuliah. Harus ada kesadaran dalam diri sendiri untuk menemtukan target-target agar dapat selesai sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.”kata Gubernur Lukas Enembe.

Lanjut Gubernur, sebagai putra putri Papua yang sedang menimbah ilmu di luar negeri seharusnya mempunyai tingkat kritis yang tinggi yang bisa memberikan masukan yang konstruktif terhadap pembangunan di Papua.

“Kalian-kalian ini tidak wajib untuk pulang ke Papua setelah selesai kuliah nanti. Kalo kalian nanti mau bekerja di sini atau di Australia atau di mana saja, silahkan. Nanti kita yang di Papua akan bangga jika mendengar bahwa ada orang Papua yang kerja di perusahaan-perusahaan besar di luar negeri. Tapi jika ada pemikiran-pemikiran bagus dan konstruktif sampaikan saja ke kami” Lanjut Enembe.

Satu pesan saya, sambung Enembe, bahwa kalian kuliah di sini harus rapi dan bersih.

”Kalian kuliah harus bersih dan rapi. Tidak hanya focus meningkatkan nilai akademik tapi juga harus focus meningkatkan kualitas kehidupan” pungkas Gubernur Lukas.

Ketua DPR Papua turut menjelaskan bahwa salah satu prirotas pemerintah Papua saat ini, khususnya Bapak Gubenur adalah mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal.

“Melalui pemberian beasiswa inilah kami berharap akan memunculkan generasi emas Papua di masa datang. Kalian harus bertekad untuk menjadi bagian dari generasi emas itu untuk Papua” ujar Yunus Wonda.

(C. Degei)

Tags: Mahasiswa New ZealandPemprov Papua
Bagikan1Tweet1KirimBagikan
Berita Sebelumnya

Papua dan PNG Jalur Alternatif Pintu Ekonomi Asia

Berita Selanjutnya

Penduduk Miskin di Provinsi Papua Maret 2019 Naik 27,53 Persen

Berita Terkait

779 Titik Panas Kepung Papua Tengah, Nabire Jadi Titik Rawan Karhutla di Puncak Kemarau
Uncategorized

779 Titik Panas Kepung Papua Tengah, Nabire Jadi Titik Rawan Karhutla di Puncak Kemarau

HUT ke-81 RI di Papua Pegunungan, John Tabo Titip Masa Depan kepada Generasi Muda
Papua Pegunungan

HUT ke-81 RI di Papua Pegunungan, John Tabo Titip Masa Depan kepada Generasi Muda

154 Kampung Belum Terima Dana Desa, Bupati Puncak Pastikan Penyaluran Dilanjutkan 18 Agustus
Uncategorized

154 Kampung Belum Terima Dana Desa, Bupati Puncak Pastikan Penyaluran Dilanjutkan 18 Agustus

Pemprov Papua Tengah ajak seluruh pihak penuhi hak dan lindungi anak
Papua Tengah

Pemprov Papua Tengah ajak seluruh pihak penuhi hak dan lindungi anak

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua