NABIRE, NOKENLIVE.com — Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Sekretaris Daerah, Silwanus Sumule, resmi membuka kegiatan lokakarya penyusunan roadmap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) berbasis potensi daerah yang digelar di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Senin (30/03).
Dalam sambutannya, Sekda Silwanus Sumule menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para direktur serta pihak terkait yang hadir. Ia menilai kehadiran para peserta menjadi dorongan penting bagi pemerintah daerah dalam memperkuat kapasitas serta kemandirian fiskal.

“Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengucapkan selamat datang dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak/Ibu Direktur. Kehadiran ini menjadi motivasi bagi kami dalam memperkuat kapasitas fiskal daerah,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa PAD merupakan komponen utama dalam pembiayaan pembangunan daerah yang bersumber dari pajak daerah, retribusi, hasil pengelolaan kekayaan daerah, serta pendapatan sah lainnya.
Namun, menurutnya, peningkatan PAD tidak lagi dapat mengandalkan cara konvensional.
Pemerintah daerah, kata dia, perlu mengoptimalkan pendekatan berbasis potensi dengan menggali serta memaksimalkan sumber daya yang dimiliki secara terukur dan berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan visi pembangunan Papua Tengah untuk mewujudkan daerah yang adil, berdaya saing, bermartabat, harmonis, maju, dan berkelanjutan.
“PAD yang kuat bukan hanya soal angka penerimaan, tetapi menjadi instrumen strategis dalam membiayai pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pelayanan publik,” jelasnya.
Lebih lanjut, Sekda menekankan sejumlah langkah strategis yang perlu dilakukan, di antaranya pemutakhiran data potensi pajak dan retribusi secara berkala, digitalisasi sistem pemungutan, peningkatan kapasitas aparatur, peningkatan kesadaran wajib pajak, serta penguatan sinergi antar perangkat daerah dan pemangku kepentingan.
Selain itu, optimalisasi sumber pendapatan lain juga dinilai penting melalui pengelolaan aset daerah, penguatan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta pemanfaatan potensi ekonomi unggulan secara berkelanjutan.
Melalui lokakarya ini, pemerintah daerah berharap dapat menghasilkan roadmap yang jelas, terukur, dan implementatif guna meningkatkan PAD Papua Tengah ke depan.
“Kemandirian fiskal akan mengurangi ketergantungan terhadap pemerintah pusat dan memberi keleluasaan bagi daerah dalam menentukan arah pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat,” tutupnya.
(Lisa Rumkorem – Redaksi DA)







Apa komentar anda ?