NABIRE, NOKENLIVE.com — Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) yang jatuh setiap 9 Februari, Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley menyampaikan apresiasi tinggi kepada insan pers yang selama ini berperan besar dalam menyampaikan informasi dan membangun daerah di Provinsi Papua Tengah.
Dalam wawancara via telepon dengan wartawan Nokenlive.com, Deinas Geley menegaskan bahwa profesi jurnalis memiliki peran strategis dalam pembangunan delapan kabupaten di Papua Tengah, yakni Kabupaten Deiyai, Dogiyai, Paniai, Intan Jaya, Puncak Jaya, Puncak, Mimika (Timika-red), dan Kabupaten Nabire.
“Oleh sebab itu, saya Wakil Gubernur Papua Tengah mengapresiasi para wartawan, para pekerja pers yang ada di Provinsi Papua Tengah. Ini luar biasa,” ujar Deinas Geley.
Menurutnya, selama ini masih ada anggapan bahwa pekerjaan yang menjanjikan hanyalah menjadi pegawai negeri atau pelaku usaha. Namun, wartawan hadir dengan idealisme dan dedikasi yang tinggi.
“Wartawan ini mereka berdiri tegak lurus,” katanya.
Ia mengibaratkan kehadiran wartawan sebagai cahaya di tengah kegelapan informasi.
“Ibarat di suatu kabupaten, di suatu daerah itu lampu mati, gelap. Tetapi wartawan hadir di situ membawa lampu terang. Semua berita-berita yang wartawan buat, ketika kita baca, barulah kita tahu dan mendapat informasi,” jelasnya.
Deinas menekankan bahwa tanpa peran wartawan, masyarakat tidak akan mengetahui perkembangan yang terjadi hingga ke tingkat kampung.
“Kalau seandainya wartawan tidak buat berita-berita di delapan kabupaten, kecamatan, atau desa-desa, bagaimana kita bisa tahu perkembangan. Maka itu pentingnya para wartawan, para jurnalis,” tegasnya.
Ia juga menggambarkan perjuangan jurnalis yang bekerja tanpa mengenal waktu dan kondisi.
“Jurnalis tidak pernah mengenal lapar, haus, tidak pernah capek. Siang dan malam hanya pegang satu bolpoin, lalu menulis dan mengukir banyak berita. Maka itu pahlawan yang hebat, pahlawan yang berpikir banyak, itu hanya seorang jurnalis atau wartawan,” ungkapnya.
Bahkan, lanjut Deinas, di daerah yang tidak terdapat wartawan, kondisi informasi akan sangat tertinggal.
“Di daerah mana tidak ada wartawan, di situ kita gelap gulita seperti malam hari,” tambahnya.
Oleh karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat Papua Tengah untuk menghormati dan menghargai profesi wartawan serta membangun kerja sama yang baik dengan insan pers.
“Mari saya mengajak seluruh masyarakat Papua Tengah, kita harus menghormati, menghargai, dan bekerja sama dengan baik, khususnya wartawan-wartawan yang ada di Provinsi Papua Tengah,” ujarnya.
Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Deinas Geley juga menyampaikan ucapan selamat Hari Pers Nasional mewakili Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Tengah, mewakili Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa, saya mengucapkan selamat kepada wartawan-wartawan yang telah membesarkan dan membangun daerah kita tercinta di provinsi baru ini,” katanya.
Ia juga berpesan agar seluruh wartawan di Papua Tengah tetap menjaga kekompakan dan persatuan.
“Wartawan harus jadi kompak, harus jadi satu baru bisa membangun. Jangan terpencar, jangan sendiri-sendiri, jangan bermusuhan satu sama lain. Entah wartawan lokal Papua maupun non-Papua, kalian harus jadi satu untuk membangun Papua Tengah,” pesannya.
Menutup pernyataannya, Deinas Geley menyinggung bahwa kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah akan segera memasuki satu tahun, seiring dengan perjalanan kerja para wartawan di provinsi ini.
“Kurang lebih sisa beberapa hari lagi kita akan masuk satu tahun kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur, dan juga perjalanan kerja wartawan di Papua Tengah. Akhirnya saya ucapkan Selamat Hari Pers Nasional,” pungkasnya.
(Lisa Rumkorem – Redaksi DA)






Apa komentar anda ?