Kota Jayapura, Nokenlive.com – Masyarakat Simpatisan pendukung Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, nomor urut 1, Benhur Tomi Mano – Yermias Bisai menduduki dan melakukan aksi unjuk di depan hotel tempat rapat pleno KPU Kota Jayapura. Senin (9/12/2024) malam
Unjuk rasa ini di lakukan atas kecurangan yang di lakukan penyelenggara pemilu di tingkat distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura,selain itu Masyarakat juga memprotes KPu Kota Jayapura yang terkesan lambat dalam melakukan Pleno Rekapitulasi suara PPD Jayapura Selatan. Padahal sesuai dedline waktu yang di sampiakan KPU Provinsi Papua bahwa Pleno di Tingkat Kabupaten dan Kota berakhir pada hari ini senin 9 desember 2024 pukul 23.59 WIT.
Massa yang di dominasi perempuan – perempuan itu datang dengan membentangkan spanduk dengan berbagai macam tulisan yang mengkritisi penyelenggara pemilu
“Penyelenggara busuk (PPD & KPU) normalkan suara rakyat di Japsel”
“Stop rampok kemenangan rakyat bersama BTM-YB,”
“Jangan Tipu anak negeri di atas tanah sendiri ”
“Partai coklat hentikan sandiwaramu yang merusak kepercayaan rakyat pada institusi negara,”
Ada juga spanduk yang bertuliskan “peringatan darurat bukti bobroknya sistem demokrasi komisi pemilihan umum kota Jayapura

Pantauan media ini, massa juga mendesak KPU kota Jayapura untuk mengembalikan Pengelambungan suara di distrik Jayapura selatan ke posisi normal.
“Sebenarnya minta KPU ketemu kami. Kami mau tanya kenapa tunda – tunda. Dan kami minta suara kami di kembalikan untuk distrik Japsel suara kami di kembalikan,” ucap koordinator Aksi, Ibu Martha Hay
Ia mengapresiasi pelaksanaan pemilu yang berjalan dengan aman dan lancar. Namun kami minta demokrasi yang jujur. Kejujuran itu yang kami minta,” tambah ibu Martha Hay
Lanjut Martha atas kecurangan yang dilakukan PPD Jayapura selatan, Ia mengatakan bahwa bagian dari pemilihan adalah suara perempuan.
“Kami memilih dia (BTM-YB) karena suara hati kami sebagai ibu – ibu. kami datang dengan damai dan kami sudah menyampaikan apa yang kami,” ujarnya
Massa ini membubarkan diri dengan tertib tanpa melakukan aksi – aksi anarkis.
( Redaksi )





Apa komentar anda ?