JAYAPURA, Nokenlive.com – Konflik perang suku yang terjadi di Distrik Woma, Kabupaten Jayawijaya, menyisakan duka mendalam. Sebuah video amatir yang beredar luas di grup WhatsApp memperlihatkan proses evakuasi aparat kepolisian di lokasi rumah warga yang hangus terbakar akibat bentrokan antar kelompok masyarakat, Jumat (15/5/2026).
Dalam video tersebut, aparat kepolisian tampak melakukan pemeriksaan di antara puing-puing bangunan yang terbakar. Suasana pilu terlihat ketika ditemukan jenazah yang diduga merupakan seorang ibu bersama anaknya dalam kondisi hangus terbakar.
Perekam video menyebut korban diduga terlebih dahulu diserang sebelum rumah dibakar.
“Ini ada mayat, berarti ini anak kecil dua dengan dia punya mama ini dong panah dulu baru dong bakar ,” terdengar suara dalam rekaman video yang beredar.
Suara lain dalam video juga menyebut terdapat tiga korban meninggal dunia di lokasi tersebut. Selain itu, masih ada dua korban lainnya yang hingga kini belum ditemukan dan diduga masih berada di sekitar reruntuhan rumah terbakar.
“sekarang dua lagi yang belum bisa kita temukan ada umur SMP. Di sini ada kamar biasanya ada dua orang mama dengan anak. Yang besar itu dia punya mama.,” ujar suara dalam video sambil menunjukkan lokasi kebakaran.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait jumlah pasti korban jiwa maupun identitas para korban. Aparat gabungan masih terus melakukan penyisiran di lokasi konflik di Distrik Woma untuk mencari korban lain sekaligus mengantisipasi bentrokan susulan.
Diketahui, konflik horizontal yang melibatkan sejumlah kelompok masyarakat di Kabupaten Jayawijaya beberapa hari terakhir tidak hanya menyebabkan kerusakan rumah dan fasilitas warga, tetapi juga menimbulkan korban jiwa.
Situasi keamanan di wilayah Wamena dan sekitarnya hingga kini masih dijaga ketat aparat keamanan guna mencegah meluasnya konflik.
(Menas/Redaksi)





Apa komentar anda ?