YALIMO, Nokenlive.com – Pemerintah Kabupaten Yalimo terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan rumah ibadah di wilayah Papua Pegunungan. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui peresmian Gedung Gereja Baru Jemaat GKI Firdaus Yakikma Klasis Yalimo Elelim, Kamis (14/5/2026).
Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Yalimo, Dr. Nahor Nekwek, bersama Ketua DPRK Yalimo Elia Yare, serta Wakil Ketua I Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt. Hiskia Rollo, S.Th.Turut hadir pula anggota Badan Pekerja Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt. Yudas Meage, S.Th., dan Ketua Klasis Yalimo Elelim, Pdt. Yahya Walianggen, S.Th.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan adat berupa tarian tradisional dan pengalungan noken kepada rombongan pemerintah daerah dan Sinode GKI di Tanah Papua. Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti, pengguntingan pita, pembukaan pintu gereja, serta ibadah pentahbisan gedung gereja baru yang dipimpin Pdt. Yudas Meage.

Ketua Panitia Pembangunan, Marten Yohame, menjelaskan bahwa pembangunan Gereja GKI Firdaus Yakikma menelan anggaran sebesar Rp5,464 miliar. Pembangunan tersebut mendapat dukungan dari pemerintah daerah, jemaat, tokoh adat, dan masyarakat setempat.
Acara peresmian juga dihadiri rombongan Sinode GKI di Tanah Papua, jajaran Pemerintah Kabupaten Yalimo, DPRK Yalimo, serta tujuh denominasi gereja yang ada di Kabupaten Yalimo.
Dalam sambutannya, Bupati Yalimo Dr. Nahor Nekwek menyampaikan apresiasi kepada panitia pembangunan dan seluruh jemaat yang dinilai mampu menyelesaikan pembangunan gereja dalam waktu relatif singkat.

“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Yalimo memberikan apresiasi kepada gereja dan panitia pembangunan karena mampu menyelesaikan pembangunan gereja ini dengan baik. Ini menjadi contoh bagi gereja-gereja lain yang mendapat dukungan pemerintah,” ujar Bupati.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah bersama DPRK Yalimo memiliki komitmen untuk memprioritaskan pembangunan gereja dan mendukung pelayanan keagamaan di seluruh wilayah Yalimo.
Menurutnya, pembangunan rumah ibadah bukan hanya soal fisik bangunan, tetapi juga bagian dari upaya membangun iman, karakter, dan kehidupan sosial masyarakat.
“Kami ingin gereja menjadi pusat pembinaan iman dan karakter masyarakat. Pemerintah akan terus mendukung pembangunan gereja yang benar-benar dikerjakan dengan semangat dan komitmen membangun Yalimo,” katanya.
Bupati Nahor juga menyebut peresmian gereja tersebut memiliki makna tersendiri baginya, karena dirinya turut melakukan peletakan batu pertama pembangunan gereja pada tahun 2023.
“Saya merasa bangga karena hari ini bisa menandatangani prasasti dan meresmikan langsung gereja ini. Ini menjadi sejarah dan kebanggaan tersendiri bagi saya,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Ketua I Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt. Hiskia Rollo, menyampaikan rasa syukur atas diresmikannya Gedung Gereja GKI Firdaus Yakikma yang bertepatan dengan Hari Kenaikan Yesus Kristus.
“Hari ini menjadi momentum yang sangat istimewa karena peresmian gereja dilakukan tepat pada Hari Kenaikan Tuhan Yesus Kristus. Ini menjadi sukacita besar bagi jemaat dan seluruh umat Tuhan di Yalimo,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Yalimo, DPRK, tokoh adat, panitia pembangunan, serta seluruh masyarakat yang telah mendukung pembangunan gereja tersebut.

“Terima kasih kepada kepala-kepala suku yang telah menyediakan tanah, kepada panitia pembangunan, tukang, jemaat, dan semua pihak yang telah membantu pembangunan bait Allah ini,” katanya.
Dengan diresmikannya gedung gereja baru tersebut, diharapkan pelayanan dan pembinaan jemaat di Klasis Yalimo Elelim semakin berkembang serta mampu mempererat persatuan masyarakat di Kabupaten Yalimo.
(Menas/Redaksi)





Apa komentar anda ?