WAMENA-NOKENLIVE.com – Pemerintah daerah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar rapat darurat menyusul situasi kericuhan antar kelompok masyarakat yang masih terjadi di Kota Wamena, Jumat (15/5/2026). Pertemuan tersebut dilaksanakan di salah satu hotel di Wamena dengan fokus utama membahas langkah penanganan keamanan serta upaya menghentikan aksi perang antarkelompok warga.
Rapat itu dihadiri sejumlah pejabat daerah dan unsur terkait, di antaranya Asisten II Provinsi Papua Pegunungan Elai Giban, Asisten III Lukas Kosay, Bupati Lanny Jaya, Wakil Bupati Jayawijaya, Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, serta pihak gereja.
Dalam pertemuan tersebut, pemerintah daerah bersama aparat keamanan membahas berbagai langkah strategis untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif di tengah meningkatnya ketegangan di sejumlah wilayah di Wamena.
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara menegaskan agar bantuan bahan makanan (bama) tidak diberikan kepada pihak-pihak yang masih terlibat dalam aksi perang. Menurutnya, penyaluran bantuan kepada kelompok yang bertikai dapat memperpanjang konflik dan memperburuk situasi keamanan.
“Kami meminta apabila ada bantuan untuk masyarakat, agar diberikan kepada pihak korban dan bukan kepada pihak-pihak yang masih melakukan perang, karena hal itu bisa menimbulkan tambahan konflik,” tegas Kapolres.
Ia mengatakan pihak kepolisian telah melihat langsung situasi perang antarkelompok yang terjadi di lapangan pada sore hari. Karena itu, pemerintah diminta segera mengambil langkah komunikasi dengan pihak-pihak yang terlibat konflik.
“Sore ini kami melihat langsung perang tersebut. Karena itu pemerintah harus segera bicara dan menemui pihak-pihak yang melakukan aksi perang di Wamena,” ujarnya.
Sementara itu, Asisten II Provinsi Papua Pegunungan Elai Giban menekankan pentingnya penyelesaian konflik melalui pendekatan komunikasi dan persuasif. Menurutnya, pemerintah terus berupaya mencari solusi dan membangun koordinasi agar situasi keamanan dapat segera dipulihkan.
Ia menyebut pemerintah bersama aparat keamanan dan tokoh masyarakat akan terus melakukan pendekatan langsung kepada masyarakat guna menghentikan konflik yang terjadi.
Hingga saat ini, kondisi keamanan di sejumlah titik di Kota Wamena masih terus dipantau aparat keamanan. Masyarakat diimbau tetap tenang, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, serta menjaga persaudaraan dan keamanan lingkungan masing-masing demi mencegah konflik susulan.
(Tundemin Kogoya – Redaksi DA)





Apa komentar anda ?