Jayapura, Nokenlive.com – Gubernur Provinsi Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta maaf kepada masyarakat mahasiwa papua yang menempuh pendidikan di kota studi Surabaya maupun Malang, lantaran tindakan yang dilakukan sekelompok warga terhadap kenyamanan mahasiswa papua.
Sebagai gubernur, Khofifah memberikan garansi jaminan keamanan kepada mahasiswa papua di wilayahnya, agar tetapi melanjutkan pendidikan di sana, karena semua tindakan yang dilakukan masyarakatnya sama sekali tidak mewakili daerahnya, oleh karena itu dalam video singkat yang beredar di media social, gubernur jawa timur yang di damping Kapolri Jenderal Prof.M. Tito. Karnavian, Ph.D dan juga jajaran petinggi mabes Polri.
Mantan menteri sosial Republik Indonesia itu, menyampaikan permohonan maaf kepada mahasiwa atas tindakan yang kurang pantas terhadap mereka di asrama. Ia berjanji bahwa hal serupa tidak akan terjadi lagi, melainkan bakal di usut tuntas hingga selesainya.
Berulang kali Khofifah tekankan bahwa perkataan rasis yang dilontarkan warga di depan asrama mahasiswa papua di jalan Kalasan itu hanya bersifat personal dan tidak mewakili suara masyarakat jawa timur. Sehingga pihaknya menyampaikan permohonan maaf.
Kemudian berikutnya lagi, gubernur jatim memberikan garansi terhadap mahasiswa papua yang tengah studi di jawa timur, bahwa mereka akan terjamin keamanannya dan bakal terlindungi, sehingga ia berharap agar anak-anak papua yang menempuh pendidikan bisa melanjutkan studinya dengan baik.
(Redaksi)





Apa komentar anda ?