ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Minggu, November 8, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » APBD Perubahan 2026, Belanja Papua Tengah Tembus 4,18 Triliun

APBD Perubahan 2026, Belanja Papua Tengah Tembus 4,18 Triliun

Oleh : Nokenlive
24 September 2026
Di Papua Tengah
0
APBD Perubahan 2026, Belanja Papua Tengah Tembus 4,18 Triliun

Keterangan: penandatanganan Nota Kesepakatan KUPA dan Perubahan P-PPAS Tahun Anggaran 2026, antara Pemprov Papua Tengah dengan DPR Papua Tengah Kamis (24/9/2026)./ Foto: Humas Pemprov

NABIRE, Nokenlive.com – Belanja daerah Provinsi Papua Tengah dalam Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 mengalami peningkatan sekitar Rp1,27 triliun.

Kenaikan tersebut menjadi bagian dari struktur Perubahan APBD yang disepakati Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama DPR Papua Tengah melalui penandatanganan Nota Kesepakatan KUPA dan Perubahan P-PPAS Tahun Anggaran 2026, Kamis (24/9/2026).

Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa mengatakan, belanja daerah yang sebelumnya direncanakan sekitar Rp2,90 triliun, setelah perubahan menjadi sekitar Rp4,18 triliun.

Menurut Meki Nawipa, penyesuaian belanja diarahkan untuk menjamin kesinambungan penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik, pemenuhan kewajiban daerah, serta percepatan program dan kegiatan prioritas yang masih realistis dilaksanakan hingga akhir 2026.

“Waktu pelaksanaan anggaran semakin terbatas. Karena itu, setiap tambahan dan penyesuaian belanja harus benar-benar memperhatikan kesiapan pelaksanaan, manfaat bagi masyarakat, capaian kinerja, serta kemampuan penyelesaian pekerjaan sampai dengan akhir tahun anggaran,” kata Meki dalam rapat paripurna di Ruang Sidang DPR Papua Tengah.

Selain kenaikan belanja, penerimaan pembiayaan yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya juga mengalami peningkatan signifikan.

SiLPA yang sebelumnya sekitar Rp471,64 miliar, setelah perubahan menjadi sekitar Rp1,42 triliun atau bertambah sekitar Rp957,02 miliar.

Gubernur mengatakan, struktur tersebut harus dikelola dengan memperhatikan keseimbangan antara pendapatan, belanja dan pembiayaan.

“Keseimbangan antara pendapatan, belanja, dan pembiayaan tetap menjadi perhatian kita bersama agar Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 dapat disusun secara realistis, terukur, akuntabel, serta memiliki kapasitas fiskal yang memadai untuk membiayai prioritas pembangunan,” ujarnya.

MEPA menegaskan, tambahan anggaran tidak boleh hanya berorientasi pada penyerapan. Setiap program dan kegiatan harus memiliki kesiapan pelaksanaan serta memberikan manfaat yang jelas bagi masyarakat.

“Tidak boleh ada program dan kegiatan yang hanya berorientasi pada penyerapan anggaran tanpa manfaat yang jelas. Tidak boleh ada penambahan belanja yang tidak didukung kesiapan pelaksanaan,” tegasnya.

Meki juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar memastikan setiap penggunaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan secara administratif, hukum dan moral kepada masyarakat Papua Tengah.

“Setiap rupiah uang rakyat harus dapat dipertanggungjawabkan secara administratif, secara hukum, dan terutama secara moral kepada masyarakat Papua Tengah,” katanya.

Setelah kesepakatan KUPA dan Perubahan P-PPAS ditandatangani, tahapan selanjutnya adalah penyusunan, penyampaian dan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Provinsi Papua Tengah Tahun Anggaran 2026.

Gubernur meminta seluruh tahapan tersebut dilaksanakan tepat waktu sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

(ANAS/Redaksi)

Tags: APBD Perubahan 2026DPR Papua TengahKUPAMeki NawipaPemprov Papua TengahPenandatangan KUPA-PPASSidang Paripurna
Bagikan1Tweet1KirimBagikan
Berita Sebelumnya

Pendapatan Papua Tengah Naik Jadi Rp2,75 Triliun

Berita Selanjutnya

Meki Nawipa Dorong KADIN Perkuat Usaha Lokal Papua Tengah

Berita Terkait

Pemprov Papua Tengah Tegaskan Flyer Rekrutmen CPNS November 2026 Hoaks
Papua Tengah

Pemprov Papua Tengah Tegaskan Flyer Rekrutmen CPNS November 2026 Hoaks

Dinkes Papua Tengah Ingatkan Calon Mahasiswa Kesehatan Pilih Kampus Terakreditasi
Papua Tengah

Dinkes Papua Tengah Ingatkan Calon Mahasiswa Kesehatan Pilih Kampus Terakreditasi

RS Provinsi Papua Tengah Butuh Banyak Tenaga Vokasi Kesehatan, Ini Jurusannya
Papua Tengah

RS Provinsi Papua Tengah Butuh Banyak Tenaga Vokasi Kesehatan, Ini Jurusannya

Dinkes Papua Tengah Siapkan SDM Lokal untuk RS Provinsi 2029
Papua Tengah

Dinkes Papua Tengah Siapkan SDM Lokal untuk RS Provinsi 2029

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua