JAYAPURA, Nokenlive.com – Respons cepat ditunjukkan jajaran Polres Jayapura setelah menerima laporan warga terkait penemuan sebuah benda yang diduga menyerupai bom beserta dua proyektil di Kompleks Wawung, depan Perumahan Doyo Grand, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Sabtu (6/6/2026).
Benda mencurigakan tersebut pertama kali ditemukan seorang warga sekitar sepekan lalu di aliran kali yang berada tidak jauh dari rumahnya. Warga menduga benda itu terbawa arus banjir yang sebelumnya melanda kawasan tersebut.
Saat ditemukan, di sekitar lokasi juga terdapat dua proyektil yang menyerupai peluru. Khawatir benda tersebut ditemukan dan dimainkan oleh anak-anak yang sering beraktivitas di sekitar kali, warga kemudian memindahkannya sekitar 15 meter ke depan rumahnya untuk diamankan sementara sebelum melaporkannya kepada pihak kepolisian.
Mendapat laporan pada pukul 11.19 WIT, personel piket Polres Jayapura yang dipimpin IPDA Rahmat, S.H., langsung mendatangi lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, petugas menemukan benda yang diduga bom tersebut berada di depan rumah pelapor.
Sebagai langkah awal pengamanan, polisi segera melakukan sterilisasi area dan memasang garis polisi (police line) guna mencegah masyarakat mendekati lokasi penemuan.
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan, mengapresiasi kesadaran warga yang segera melaporkan penemuan benda mencurigakan tersebut kepada aparat keamanan.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak menyentuh, memindahkan, ataupun mencoba membuka benda yang dicurigai sebagai bahan peledak atau benda berbahaya lainnya. Langkah paling tepat adalah segera melaporkannya kepada aparat keamanan agar dapat ditangani sesuai prosedur. Keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama kami,” tegas Kapolres.
Menurutnya, respons cepat personel di lapangan merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi potensi risiko yang dapat membahayakan masyarakat maupun lingkungan sekitar.

“Kami telah melakukan pengamanan dan sterilisasi lokasi untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali. Kami juga meminta masyarakat tidak mendekati lokasi serta mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama,” tambahnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, meminta masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Ia juga mengingatkan kemungkinan masih terdapat benda serupa di sekitar lokasi, mengingat benda tersebut diduga terbawa arus banjir dan belum diketahui asal-usulnya.
“Apabila masyarakat menemukan benda yang mencurigakan, baik yang menyerupai bahan peledak, amunisi maupun benda berbahaya lainnya, segera laporkan kepada pihak kepolisian. Jangan menyentuh, memindahkan atau mencoba membongkarnya karena dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain,” ujarnya.
Kepolisian menegaskan komitmennya untuk menangani setiap potensi ancaman secara profesional, cepat, dan sesuai standar operasional guna memberikan rasa aman kepada masyarakat.
(Melviandres Pamanggori/Redaksi)





Apa komentar anda ?