JAYAPURA, Nokenlive.com – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa kelas IX di SMP YPK Paulus Dok V Jayapura tahun ajaran 2025/2026 diikuti sebanyak 50 peserta didik. Kegiatan ini berlangsung tertib dan lancar pada hari pertama, meski hari kedua terpaksa ditunda akibat gangguan jaringan yang melanda Kota Jayapura.
Kepala Sekolah SMP YPK Paulus Dok V Jayapura, Margaretha Thenu, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa pelaksanaan TKA mengacu pada Keputusan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 56 Tahun 2026 tentang pedoman penyelenggaraan Tes Kemampuan Akademik tahun ajaran 2025/2026.
“Pelaksanaan tes kemampuan akademik di hari pertama berjalan dengan lancar dan tertib yang dibagi ke dalam dua sesi dengan menggunakan dua laboratorium komputer serta sistem pengawasan silang. Yang mengawas di SMP YPK Paulus adalah guru dari SMP YPPK Kristus Raja,” ungkapnya saat ditemui media, Kamis (9/4/2026).
Ia menjelaskan, tujuan TKA adalah untuk mengukur capaian kompetensi siswa pada mata pelajaran tertentu, yakni Matematika untuk kemampuan numerasi dan Bahasa Indonesia untuk kemampuan literasi. Selain itu, hasil tes juga menjadi salah satu dasar bagi siswa dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA/SMK melalui jalur prestasi saat Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB).
“Tes ini juga menjadi bahan evaluasi pembelajaran bagi guru di sekolah serta untuk pemetaan mutu dalam penilaian rapor pendidikan,” jelasnya.
Pada hari pertama, siswa mengikuti ujian Matematika. Sementara itu, pelaksanaan ujian hari kedua untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia belum dapat dilakukan.
“Di hari kedua ini belum bisa dilaksanakan karena gangguan jaringan secara keseluruhan di Kota Jayapura. Kami akan menunggu petunjuk dari dinas pendidikan terkait masalah ini,” tambahnya.
Meski tidak menjadi penentu kelulusan, pihak sekolah berharap seluruh siswa dapat meraih hasil terbaik dalam pelaksanaan TKA tahun ini.
“Harapannya anak didik kami bisa meraih hasil yang terbaik setelah ikut tes kemampuan akademik ini. Meskipun tidak menentukan kelulusan, namun tes ini sangat penting guna mengukur sejauh mana kualitas pembelajaran yang diberikan sekolah selama ini,” tutupnya.
(Melviandres Pamanggori – Redaksi MR)





Apa komentar anda ?