BIAK, Nokenlive.com – Memasuki hari kelima pascaledakan bom sisa Perang Dunia II di kawasan Kompleks Perikanan Biak, tim gabungan kembali menemukan 32 potongan tubuh di lokasi kejadian, Kamis (4/6/2026).
Temuan tersebut terdiri dari 30 potongan tubuh yang ditemukan Tim Jibom Gegana Polda Papua saat melakukan sterilisasi area ledakan dan dua potongan lainnya ditemukan Tim SAR Gabungan dalam operasi pencarian korban.
Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan mengatakan hingga saat ini jumlah korban meninggal dunia tercatat enam orang, sementara tiga korban lainnya masih dalam proses pencarian dan identifikasi oleh Tim DVI.
Selain menemukan potongan tubuh, petugas juga mengamankan sejumlah barang yang diduga milik korban, di antaranya tiga parang, satu pisau, dan dua jam tangan.

Proses sterilisasi lokasi terus dilakukan oleh Tim Jibom Gegana Polda Papua dan telah mencakup sekitar 75 persen area terdampak ledakan. Dari hasil penyisiran, petugas menemukan 42 serpihan casing proyektil yang kini menjadi bagian dari penyelidikan.
Sementara itu, Tim Puslabfor Polda Papua yang melakukan olah tempat kejadian perkara berhasil mengamankan 20 serpihan logam, dua gergaji besi, dan satu mata gerinda untuk diperiksa lebih lanjut di laboratorium forensik.
Di sisi lain, Tim DVI telah membuka Posko Antemortem dan mulai mengumpulkan data keluarga korban serta sampel DNA guna mempercepat proses identifikasi korban yang belum diketahui identitasnya.

Kapolres mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati lokasi ledakan karena area tersebut masih dalam proses sterilisasi dan penyelidikan. Warga yang menemukan benda yang diduga sisa amunisi, granat, atau material peninggalan Perang Dunia II diminta segera melapor kepada aparat kepolisian dan tidak menyentuh maupun memindahkannya.
Hingga kini, tim gabungan masih terus bekerja untuk menuntaskan pencarian korban, identifikasi jenazah, sterilisasi lokasi, serta mengungkap penyebab pasti ledakan yang menewaskan enam orang tersebut.
(Melviandres Pamanggori/Redaksi)





Apa komentar anda ?