TIOM, Nokenlive.com – Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya menggelar acara lepas sambut Kapolres Lanny Jaya dari AKBP Frans Daniel Tamaela kepada Kapolres yang baru, Kompol Hendrik Seru, SH, di Tiom, Rabu (3/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lanny Jaya, Eltinus Yigibalom, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada AKBP Frans Daniel Tamaela atas dedikasi dan pengabdiannya selama bertugas di Kabupaten Lanny Jaya. Ia juga menyambut kehadiran Kapolres baru dengan harapan sinergi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan dapat terus diperkuat.
Menurut Eltinus, pergantian kepemimpinan di lingkungan Polri merupakan bagian dari dinamika organisasi yang harus disikapi sebagai amanah dan rencana Tuhan yang terbaik bagi daerah.
“Hari ini adalah momen yang sangat spesial. Kami percaya bahwa setiap penugasan yang diberikan Tuhan memiliki tujuan yang baik. Ketika kita bekerja dengan tulus dan sungguh-sungguh untuk masyarakat, maka Tuhan akan menunjukkan jalan dan memberikan hasil yang terbaik,” ujarnya.
Bupati mengungkapkan bahwa AKBP Frans Daniel Tamaela bukan sosok baru bagi masyarakat Lanny Jaya. Sebelum menjabat sebagai Kapolres, Frans telah beberapa kali bertugas di wilayah tersebut sehingga memahami karakter masyarakat dan kondisi daerah dengan baik.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Lanny Jaya, saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Frans Daniel Tamaela. Meski dalam beberapa kesempatan situasi keamanan di luar daerah kurang kondusif, namun Lanny Jaya tetap relatif aman. Ini tentu tidak lepas dari kerja sama yang baik antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh masyarakat,” katanya.
Eltinus berharap situasi keamanan dan ketertiban yang telah terjaga selama ini dapat terus dipertahankan oleh Kapolres yang baru. Ia menekankan pentingnya komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antara pemerintah daerah dengan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas daerah.

“Kami berharap di bawah kepemimpinan Kapolres yang baru, kondisi keamanan tetap kondusif. Mari kita terus membangun komunikasi yang baik agar setiap persoalan yang muncul dapat diselesaikan bersama demi kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengakui bahwa pemerintah daerah masih memiliki berbagai keterbatasan dalam menjalankan tugas pelayanan publik. Karena itu, dukungan aparat keamanan selama ini sangat membantu pemerintah dalam menjaga pelayanan dan keamanan di seluruh wilayah Kabupaten Lanny Jaya.
Sementara itu, AKBP Frans Daniel Tamaela dalam sambutannya mengatakan bahwa situasi aman yang tercipta selama masa tugasnya merupakan hasil kerja sama seluruh pihak, bukan semata-mata keberhasilan institusi kepolisian.
“Semua ini adalah hasil kolaborasi dan kebersamaan. Selama hampir lima bulan saya menjabat sebagai Kapolres, saya merasakan bahwa Lanny Jaya adalah rumah yang luar biasa dengan tingkat solidaritas dan kebersamaan yang sangat tinggi,” katanya.

Frans mengaku memiliki ikatan emosional yang kuat dengan Lanny Jaya karena telah lama bertugas di wilayah pegunungan Papua sejak tahun 1993. Ia bahkan pernah menjabat sebagai Kabag Ops Polres Lanny Jaya sebelum akhirnya kembali dipercaya menjadi Kapolres.
“Banyak orang yang dulu masih sekolah ketika saya bertugas di sini, sekarang sudah menjadi pejabat, kepala dinas, bahkan tokoh masyarakat. Itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi saya,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat sikap atau kebijakan yang kurang berkenan. Frans mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung Polres Lanny Jaya dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
“Saya berharap masyarakat terus mendukung rekan-rekan Polres Lanny Jaya agar situasi keamanan tetap aman dan kondusif,” katanya.
Di sisi lain, Kapolres Lanny Jaya yang baru, Kompol Hendrik Seru, menyatakan kesiapan untuk melanjutkan program-program yang telah dirintis pendahulunya. Berdasarkan Surat Perintah Kapolda Papua tertanggal 1 Juni 2026, ia resmi ditugaskan memimpin Polres Lanny Jaya.
“Kami bukan orang baru di Papua. Kami siap melanjutkan hal-hal baik yang telah dibangun oleh Bapak AKBP Frans Daniel Tamaela selama memimpin Polres Lanny Jaya,” ujarnya.

Hendrik menegaskan bahwa kepemimpinannya akan berorientasi pada pendekatan lapangan dan pelayanan langsung kepada masyarakat. Menurutnya, seorang pemimpin tidak cukup hanya bekerja dari balik meja, tetapi harus hadir di tengah masyarakat untuk memahami persoalan yang terjadi.
“Kita harus turun ke lapangan untuk mengetahui kondisi yang sebenarnya. Lanny Jaya memiliki tantangan tersendiri sehingga setiap potensi gangguan keamanan harus diantisipasi sejak dini,” katanya.
Ia juga meminta dukungan dari pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat agar pelaksanaan tugas kepolisian dapat berjalan dengan baik.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan pemerintah daerah, TNI, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh warga sangat kami butuhkan agar keamanan dan ketertiban di Kabupaten Lanny Jaya tetap terjaga,” ujarnya.
Menurut Hendrik, jabatan yang diembannya bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga keamanan dan stabilitas daerah.
“Kami ingin memastikan Kabupaten Lanny Jaya tetap aman, damai, dan terkendali sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitasnya dengan baik,” pungkasnya.
(Menas/Redaksi)





Apa komentar anda ?