NABIRE, NOKENLIVE.com – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengembangan Kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) Regional Papua Tahun 2026 di Aula Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Kabupaten Nabire, Senin (9/3/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia beserta jajaran, para gubernur atau perwakilan pemerintah provinsi di wilayah Papua, para bupati atau wakil bupati, pimpinan instansi vertikal, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta peserta rapat koordinasi dari berbagai daerah di Tanah Papua.

Mewakili Gubernur Papua Tengah, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Tengah, Dr. Silwanus Soemoele, Sp.OG(K), MH, dalam sambutannya menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kapasitas aparatur pemerintahan, khususnya di wilayah Papua.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Tengah, kami menyampaikan selamat datang kepada Bapak Kepala LAN dan para gubernur se-Tanah Papua serta seluruh peserta rapat koordinasi di Kabupaten Nabire,” ujar Silwanus.
Ia menegaskan, kehadiran para peserta dalam kegiatan tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur pemerintahan di Tanah Papua.
Menurutnya, sebagai provinsi yang baru terbentuk pada tahun 2022, Papua Tengah memiliki tantangan besar dalam membangun tata kelola pemerintahan yang kuat, efektif, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Silwanus menjelaskan bahwa kondisi geografis Papua Tengah yang luas, sebagian wilayah yang masih terisolasi, serta meningkatnya kebutuhan pelayanan publik menjadikan peran ASN sangat strategis sebagai motor penggerak pembangunan daerah.
“Pengembangan kompetensi ASN menjadi sangat penting agar aparatur pemerintah memiliki kemampuan, profesionalisme, serta integritas dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.
Melalui rapat koordinasi ini, pemerintah daerah di wilayah Papua diharapkan dapat menyamakan persepsi serta memperkuat sinergi dalam penyelenggaraan pelatihan dan pengembangan kompetensi ASN, penyiapan sarana dan prasarana pelatihan yang memadai, serta penguatan sistem pembiayaan pengembangan kompetensi aparatur.

Dengan koordinasi yang baik, program pengembangan kompetensi ASN diharapkan mampu menjawab kebutuhan daerah dan memperkuat birokrasi pemerintahan di Tanah Papua.
Silwanus juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Papua Tengah memiliki visi pembangunan, yakni “Mewujudkan Papua Tengah Emas, Adil, Berdaya Saing, Bermartabat, Harmonis, Maju, dan Berkelanjutan.”
Menurutnya, visi tersebut hanya dapat terwujud apabila didukung oleh aparatur yang profesional, berintegritas, serta mampu bekerja secara inovatif dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah.
Oleh karena itu, ia berharap melalui forum rakor tersebut dapat lahir berbagai gagasan, rekomendasi, serta langkah konkret dalam memperkuat sistem pengembangan kompetensi ASN bagi pemerintah daerah di wilayah Papua.
“Melalui forum ini, mari kita perkuat diskusi dan kolaborasi untuk meningkatkan kapasitas aparatur, memperbaiki kualitas pelayanan publik, serta mempercepat pembangunan di Tanah Papua,” tutupnya.
(Lisa Rumkorem – Redaksi DA)







Apa komentar anda ?