MIMIKA, NOKENLIVE.com – Seorang ibu pencari karaka (kepiting bakau) bernama Meriamewa (46) dilaporkan diterkam buaya saat berada di Sungai Agimuga, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Rabu siang (25/02) sekitar pukul 12.00 WIT.
Informasi yang diterima menyebutkan, korban saat itu tengah mencuci karaka dan kerang di tepi Sungai Agimuga bersama anaknya. Tanpa diduga, seekor buaya tiba-tiba muncul dan langsung menerkam korban, kemudian menyeretnya ke dalam sungai.
Anak korban yang menyaksikan kejadian tersebut sontak berteriak meminta pertolongan dan segera melaporkan peristiwa itu kepada masyarakat setempat.
Laporan resmi kejadian tersebut baru diterima petugas jaga Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika pada Kamis siang (26/02). Pelapor bernama Julian menyampaikan bahwa korban diterkam buaya dan hingga kini belum ditemukan.
Pihak keluarga bersama masyarakat setempat sebelumnya telah berupaya melakukan pencarian secara mandiri. Namun, hingga laporan diterima, korban belum juga ditemukan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, I Wayan Suyatna, S.H., M.M., melalui Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga SAR Timika, Charles Y. Batlajery, S.E., langsung mengerahkan tim SAR gabungan ke lokasi kejadian.
Tim SAR gabungan yang diberangkatkan terdiri dari personel Rescuer SAR Timika, Pol Airud, serta masyarakat setempat. Mereka menggunakan RBB 600 PK milik Basarnas dan perahu karet 30 PK untuk menyisir area Sungai Agimuga dan sekitarnya.
“Hingga sampai saat ini tim SAR gabungan masih melakukan pencarian korban,” demikian disampaikan dalam keterangan yang diterima.
Proses pencarian terus dilakukan dengan menyisir aliran sungai dan titik-titik yang diduga menjadi lokasi korban diterkam. Aparat mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar sungai untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kemunculan buaya.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan. (Redaksi DA)







Apa komentar anda ?