ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Selasa, Mei 5, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » UMKM Lokal Unjuk Gigi di Festival Media se-Tanah Papua Nabire, Produk Sagu hingga Kerajinan Laris Diserbu Pengunjung

UMKM Lokal Unjuk Gigi di Festival Media se-Tanah Papua Nabire, Produk Sagu hingga Kerajinan Laris Diserbu Pengunjung

Oleh : Nokenlive
15 Januari 2026
Di Kabar Daerah, Papua Tengah, UKM, Bisnis dan Keuangan
0
UMKM Lokal Unjuk Gigi di Festival Media se-Tanah Papua Nabire, Produk Sagu hingga Kerajinan Laris Diserbu Pengunjung

Foto: Hubertus. Keterangan Foto: Maria Agnes Tebai Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal turut meramaikan pelaksanaan Festival Media (Fesmed) se-Tanah Papua 2026.

NABIRE, NOKENLIVE.COM – Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal turut meramaikan pelaksanaan Festival Media (Fesmed) se-Tanah Papua yang diinisiasi Asosiasi Wartawan Papua (AWP). Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, 13–15 Januari 2026, di kawasan Bandara Lama, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah.

Dua UMKM lokal yang ambil bagian dalam festival tersebut yakni Tebai Kedai Amdo dan Kedai Mace Mulut Sagu. Keduanya menampilkan beragam produk khas Papua, mulai dari olahan pangan tradisional hingga kerajinan tangan hasil karya mandiri.

Pemilik UMKM, Maria Agnes Tebai, mengatakan seluruh produk yang dijual merupakan hasil olahan dan buatan sendiri. Produk tersebut antara lain sagu kering, ketatas bakar, gula merah, aneka keripik, serta hasil rajutan seperti sarung botol, gantungan kunci, anting-anting, dan berbagai hiasan lainnya.

“Untuk makanan, kami jual sagu kering yang dibuat dari sagu murni, dibakar lalu dikeringkan. Ada juga ketatas bakar, keripik, dan gula merah. Sebagian besar sudah habis terjual,” ujar Maria Agnes, Kamis (15/1/2026).

Selain produk lokal, stan UMKM tersebut juga menyediakan sejumlah barang dari Papua Nugini (PNG), seperti minyak rambut, topi, dan kain. Tak hanya itu, pengunjung juga dapat menemukan lukisan bertema Papua yang dicetak dan ditempel pada papan kayu sebagai media seni alternatif.

“Yang paling banyak diminati itu sagu dan gantungan-gantungan. Ada juga sarung botol yang sudah laku. Ini menunjukkan antusiasme pengunjung cukup tinggi,” katanya.

Menurut Maria Agnes, pelaksanaan Festival Media se-Tanah Papua memberikan dampak positif, tidak hanya bagi pelaku UMKM, tetapi juga bagi pelajar yang mengikuti berbagai materi edukatif selama kegiatan berlangsung.

“Festival ini bagus karena ada materi untuk pelajar, terutama SMA. Mereka antusias, banyak bertanya, dan mendapat pengetahuan baru,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi penampilan musik asli Papua yang turut mengisi rangkaian acara festival. Menurutnya, kehadiran musik tradisional menjadi nilai tambah karena jarang ditampilkan dalam kegiatan serupa.

“Biasanya kegiatan lebih banyak menampilkan musik modern. Di sini justru musik asli Papua ditampilkan, itu sangat bagus,” tambahnya.

Ke depan, Maria Agnes berharap Festival Media se-Tanah Papua dapat terus berlanjut dan memberikan ruang yang lebih luas bagi UMKM lokal. Ia juga mendorong panitia agar mengarahkan peserta dan pengunjung untuk berbelanja di stan UMKM yang tersedia.

Selain itu, ia mengusulkan agar materi literasi media tidak hanya menyasar pelajar tingkat SMA, tetapi juga anak-anak usia SD hingga TK.

“Anak-anak sekarang sudah sangat dekat dengan handphone. Materi seperti ini penting dikenalkan sejak dini supaya mereka tahu dampak dan manfaat penggunaan HP,” ujarnya.

Menurutnya, edukasi sejak usia dini akan membantu orang tua dalam mengarahkan anak-anak agar lebih bijak menggunakan gawai.

“Kalau anak-anak sudah dengar dari materi seperti ini, biasanya mereka lebih mudah mengerti dan orang tua juga terbantu,” tutupnya.

(Hubertus Gobai – Redaksi DA)

Tags: ##Kabupaten Nabire##Papua Tengah##Dinas Perindustrian Nabire##UMKM Nabire##Festival Media Se-Papua 2026
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Setelah Dua Hari Pencarian, Korban Tenggelamnya Perahu Ketinting di Kali Asue Asmat Ditemukan Meninggal

Berita Selanjutnya

Redaktur Senior Tempo Dorong Jurnalis Papua Produksi Liputan Investigatif Rutin

Berita Terkait

Polisi Selidiki Mobil Avanza yang Terbakar di Depan Polda Papua, Diduga Muat BBM
Hukum dan Kriminal

Polisi Selidiki Mobil Avanza yang Terbakar di Depan Polda Papua, Diduga Muat BBM

Hardiknas 2026, BGN Nabire Tekankan Pentingnya Literasi Gizi untuk Generasi Emas
Nasional

Hardiknas 2026, BGN Nabire Tekankan Pentingnya Literasi Gizi untuk Generasi Emas

Hari Kedua Musrenbang Papua Tengah Fokus Bahas Program Otsus dari Kabupaten
Nasional

Hari Kedua Musrenbang Papua Tengah Fokus Bahas Program Otsus dari Kabupaten

Kolaborasi Jadi Kunci, Papua Genjot Pendidikan Bermutu di Hardiknas 2026
Kabar Daerah

Kolaborasi Jadi Kunci, Papua Genjot Pendidikan Bermutu di Hardiknas 2026

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

error: Nokenlive!!
No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua