Nabire, NOKENLIVE.com — Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) periode 2025–2030 resmi dikukuhkan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Dr. Akhmad Wiyagus, Selasa (11/11/2025), di Aula Kemenko 1, Ibu Kota Nusantara (IKN).
Acara tersebut dihadiri Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Dermawan, Wamen PANRB Purwadi Arianto, Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh, serta para gubernur dari seluruh Indonesia, termasuk Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley, S.Sos., M.Si.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, S.H. resmi menerima amanah sebagai Koordinator Wilayah (Korwil) Indonesia Timur dalam kepengurusan APPSI yang baru. Penetapan tersebut berdasarkan Surat Keputusan No. 008/SK/APPSI/XI/2025 tertanggal 6 November 2025.
Adapun susunan pengurus APPSI periode 2025–2029 menetapkan Rudy Mas’ud (Gubernur Kalimantan Timur) sebagai Ketua Umum, Khofifah Indar Parawansa (Gubernur Jawa Timur) sebagai Wakil Ketua, dan Hendrik Lewerissa (Gubernur Maluku) sebagai Sekretaris Jenderal. Sejumlah kepala daerah lain juga menempati posisi strategis, termasuk Mayjen (Purn) Yulius Selvanus (Gubernur Sulut) di Bidang Politik, Rahmat Mirzani Djausal (Gubernur Lampung) di Bidang Ekonomi dan Kesra, serta Sherly Tjoanda (Gubernur Maluku Utara) sebagai Bendahara.

Untuk koordinasi wilayah, APPSI menetapkan Herman Deru (Sumatera Selatan) sebagai Korwil Sumatera, Dedi Mulyadi (Jawa Barat) Korwil Jawa, Lalu Muhamad Iqbal (NTB) Korwil Bali–Nusra, Zainal Arifin Paliwang (Kaltara) Korwil Kalimantan, Anwar Hafid (Sulteng) Korwil Sulawesi, dan Meki Nawipa (Papua Tengah) Korwil Indonesia Timur.
Dalam sambutannya, Wamendagri Akhmad Wiyagus menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk memperkuat pembangunan nasional.
“Mari jadikan momentum ini sebagai titik awal memperkuat sinergi, meneguhkan kolaborasi untuk membangun Indonesia dari daerah,” ujar Akhmad.
Ia juga menekankan perlunya harmonisasi antara RPJMN dan RPJMD, serta optimalisasi anggaran dan pembangunan daerah dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Sementara itu, Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley menyampaikan bahwa hasil pertemuan menghasilkan kesepakatan agar setiap gubernur menyusun program kerja sesuai potensi daerahnya masing-masing. Pihaknya berkomitmen memperkuat peran APPSI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan UMKM.
“UMKM menjadi tulang punggung perekonomian daerah dan nasional. Kami akan mendorong pengusaha lokal agar lebih kompetitif dan adaptif terhadap digitalisasi,” kata Geley.
Ia menambahkan, forum tersebut juga menyoroti ketimpangan fiskal di sejumlah provinsi penghasil, serta mendorong strategi memperkuat konektivitas antarprovinsi untuk mendukung perencanaan pembangunan nasional.
“Pertemuan kali ini melahirkan banyak rekomendasi dan gagasan nyata. Tahun 2026, kami akan menjalankan beberapa program yang memerlukan dukungan kewenangan dari pemerintah pusat,” ujarnya.
Dengan pengukuhan kepengurusan baru ini, APPSI diharapkan semakin solid dalam memperkuat koordinasi antarprovinsi dan menjadi wadah strategis untuk mempercepat pembangunan daerah yang berkelanjutan di seluruh Indonesia. (Lisa)







Apa komentar anda ?