JAYAPURA, NOKENLIVE.com- Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Kota Jayapura, Dorthea Caroline Enok berkomitmen untuk mensukseskan 7 kebiasaan Indonesia hebat di sekolahnya.
Adapun program 7 kebiasaan anak Indonesia hebat di SMP Negeri 2 Jayapura, yaitu bangun pagi, beribadah, berolahraga, gemar belajar, makan bergizi, bermasyarakat dan tidur cepat.
“Sebagai kepala sekolah saya berkomitmen bersama dewan guru dan para siswa untuk mensukseskan program 7 kebiasaan anak Indonesia hebat di sekolah kami,” ungkapnya, Rabu (23/7/2025).
Dalam momentum Hari Anak Nasional (HAN) 2025, Dorthea berharap, pihaknya terus mensosialisasikan program 7 kebiasaan anak Indonesia secara baik di sekolah kepada peerta didik.
“Program ini sangat menyentuh sekali dengan kehidupan sehari-hari anak didi itu sendiri,” ucapnya.
Dorthea memberikan contoh pada poin tidur cepat. Hal ini sangat baik, apabila anak didik melakukan secara baik dan rutin akan berdampak terhadap pendidikan anak tersebut, yakni masuk sekolah tepat waktu, tidak terlambat bangun, tidak malas belajar dan lain sebagainya.
“Kami harap peran serta orang tua siswa, agar program 7 kebiasaan anak Indonesia hebat bisa terlaksana dengan baik nantinya,” ujarnya.
Ditempat terpisah, anggota DPRD Kota Jayapura dari Fraksi Golkar Kota Jayapura, Ahmad Sujana menyampaikan selamat HAN 2025 buat semua anak-anak yang ada di Kota Jayapura, khususnya di dunia pendidikan mulai dari SD sampai SMA/SMK.
Baca juga: Pemkot Jayapura Sediakan Layanan Internet Gratis Bagi Warga Kota Dan Ini Lokasinya
“Kiranya anak-anak di Kota Jayapura menjadi anak hebat yang jadi kebanggaan keluarga, bangsa dan negara kita dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di masa depan, yang harus dimulai dari pendidikan yang baik dan benar,“ harapnya.
Kemudian, dalam rangka HAN 2025, sebagai wakil rakyat berharap kepada Pemerintah Kota Jayapura lewat instansi terkait, agar memperhatikan fasilitas bermain bagi anak-anak kita di Kota Jayapura, sebab masih sangat minim sekali.
“Kami berharap orang tua dan para pihak supaya ikut menjaga dan melindungi anak kita sebagai generasi masa depan pembangunan di Papua, lebih khusus di Kota Jayapura,” tutupnya. (Melviandres Pamanggori/Fredik)





Apa komentar anda ?