TIMIKA, NOKENLIVE.com – Gubernur Provinsi Papua Tengah, Meki Nawipa, secara resmi membuka Pertemuan Teknis Forum Koordinasi Strategis Percepatan Pembangunan Papua yang berlangsung di Timika, Senin hingga Selasa (11-12/5/2026).
Forum tersebut dihadiri para narasumber dari Komisi II DPR RI, Kementerian Keuangan, Bappenas, Kemendagri, BP3OKP, Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Papua, Team Leader Program SKALA, para sekretaris daerah provinsi dan kabupaten/kota se-Tanah Papua, serta peserta forum lainnya.
Dalam sambutannya, Meki Nawipa mengawali dengan mengajak seluruh peserta memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas terselenggaranya forum strategis tersebut di Kota Timika.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Tengah, kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terus mendukung percepatan pembangunan Papua melalui penguatan tata kelola Otonomi Khusus, sinergi pusat dan daerah, serta kolaborasi lintas provinsi di Tanah Papua,” ujar Meki Nawipa.
Ia menegaskan bahwa forum tersebut merupakan tindak lanjut dari Kesepakatan Timika yang disepakati para gubernur se-Tanah Papua pada 11 Mei 2026.
Kesepakatan itu menekankan bahwa Papua merupakan satu kesatuan wilayah pembangunan yang harus dibangun secara bersama, saling mendukung, dan saling menguatkan.
Dalam forum itu, para gubernur se-Tanah Papua menyepakati sejumlah komitmen strategis, di antaranya mendukung agenda nasional menuju Indonesia Emas 2045, mempercepat pembangunan pusat pemerintahan dan infrastruktur dasar di daerah otonom baru paling lambat 2028, memperkuat tata kelola Dana Otsus, hingga mengawal implementasi program Papua Sehat, Papua Cerdas, dan Papua Produktif.

Selain itu, pemerintah daerah juga berkomitmen memperkuat sinergi antarlembaga, mengoptimalkan program prioritas strategis berbasis data sosial ekonomi Orang Asli Papua (OAP), serta memastikan kekayaan alam Papua memberi manfaat yang adil bagi masyarakat Papua dengan semangat “satu untuk enam, enam untuk satu”.
Menurut Meki Nawipa, pertemuan teknis tersebut sangat penting untuk membahas optimalisasi implementasi Dana Otsus, sinkronisasi RKPD dan Musrenbang Otsus, penguatan monitoring dan evaluasi, interoperabilitas sistem SIPPP, SIPD, dan SIKD, hingga evaluasi PMK Nomor 33 Tahun 2024 agar tata kelola pembangunan Papua semakin efektif, transparan, tepat sasaran, dan berbasis data sosial ekonomi Orang Asli Papua.

Ia juga mengapresiasi seluruh pemerintah daerah di Tanah Papua yang terus menjaga komitmen pembangunan di tengah tantangan geografis dan keterbatasan akses pelayanan dasar.
“Saya mengajak seluruh peserta mengikuti forum ini secara aktif, terbuka, dan produktif agar seluruh rekomendasi yang dihasilkan dapat diterjemahkan menjadi langkah nyata dalam mempercepat pembangunan Papua,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Meki Nawipa turut menyampaikan semangat forum yakni, “Mengawal Otsus dengan Data, Bekerja dengan Sistem, dan Membangun dengan Hati.”
Ia menekankan bahwa pembangunan Papua bukan hanya soal anggaran dan program, tetapi juga menghadirkan harapan bagi masyarakat Papua.
“Pembangunan Papua adalah tentang memastikan anak-anak Papua dapat bermimpi lebih tinggi, masyarakat hidup lebih layak, dan setiap kampung merasakan hadirnya negara,” ujarnya.
Mengakhiri sambutannya, Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa berharap forum tersebut menghasilkan rekomendasi konkret demi percepatan pembangunan di Tanah Papua. (Lisa Rumkorem – Redaksi DA)







Apa komentar anda ?