ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Jumat, Juni 19, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Tradisi Lendawih dari Dogobak: Saat Pemimpin Ones Pahabol dan Istri Datang Membawa Kasih

Tradisi Lendawih dari Dogobak: Saat Pemimpin Ones Pahabol dan Istri Datang Membawa Kasih

Kehadiran Wakil Gubernur Ones Pahabol  Bersama istri dalam pembukaan ret-ret kaum wanita di Dogobak menjadi simbol penguatan nilai-nilai kekeluargaan, pelayanan gereja, dan kesetiaan pemimpin kepada akar rohaninya.

Oleh : Nokenlive
24 Juli 2025
Di Papua Pegunungan
0
Tradisi Lendawih dari Dogobak: Saat Pemimpin Ones Pahabol dan Istri Datang Membawa Kasih

Dr.Ones Pahabol, Wkil Gubernur Papua Pegunungan bersama Istri Ny.Yuliana K Pahabol saat menyapa masyarakat kelila kampung Dokobag, Mamberamo Tengah yang sudah menanti di pinggir lapangan. Rabu 23/07/2025

KOBAKMA, Nokenlive.com – Di langit yang membentang cerah di atas  kota Wamena, rotor helikopter Helivida mulai berputar pelan. Tepat pukul 11.00 WIT, burung besi itu terbang membelah langit menuju Distrik Kelila, kampung Dogobak, Kabupaten Mamberamo Tengah membawa Wakil Gubernur Papua Pegunungan, Dr. Ones Pahabol, bersama sang istri tercinta. Dua staf dan satu jurnalis turut mendampingi perjalanan mulia ini, yang bukan sekadar kunjungan kerja, tapi sebuah panggilan jiwa untuk melayani.

Momen persiapan keberangkatan: Istri Wakil Gubernur Papua Pegunungan bersama Staf pendamping bersiap menaiki helikopter Helivida dari Wamena menuju Dogobak dalam misi pelayanan.

Sebelum lepas landas, sang pilot memimpin doa, menyerahkan seluruh perjalanan kepada penyertaan Tuhan. Doa yang sederhana namun sakral itu menegaskan: perjalanan ini bukan tentang kekuasaan, tapi tentang pengabdian. Heli melaju di bawah langit yang terang – seakan Tuhan sendiri menyingkapkan tirai awan-Nya demi membuka jalan bagi pemimpin yang datang membawa kabar baik.

Dari udara, Dogobak terlihat kecil, tapi semarak. Di tengah hening hutan dan pegunungan, tampak puluhan warga telah berkumpul di lapangan kecil tempat helikopter akan mendarat. Mereka menari, menyanyi, memuji. Anak-anak, mama-mama, kaum pria – semua dalam sukacita yang tak bisa disembunyikan. Lagu dan langkah kaki mereka seolah berbisik, “Ia datang… pemimpin kami datang…”

Dengan tangan terangkat, Wakil Gubernur Dr. Ones Pahabol dan Ibu membalas sambutan hangat warga Dogobak, menandai awal dari kunjungan pelayanan yang penuh makna dan kedekatan dengan masyarakat.

Begitu helikopter mendarat dan mesin mati, pintu terbuka. Wakil Gubernur Ones Pahabol dan Ibu keluar, tersenyum, melambaikan tangan. Sambutan pertama datang dari Ibu Bupati Mamberamo Tengah yang juga Ketua TP PKK: seutas noken dikalungkan di leher dan mahkota noken dikenakan di kepala mereka. Simbol kasih, penghormatan, dan penerimaan.

Dari lapangan, rombongan berjalan menuju halaman Gereja GIDI  tempat kegiatan Ret-Ret dan Seminar Kaum Wanita Wilayah Bogo, Klasis Kambome akan dimulai. Di sepanjang jalan, gema lagu berbahasa daerah menyambut dan mengiringi langkah mereka hingga di lokasi acara.

Penyambutan adat penuh makna: Istri Wakil Bupati Mamberamo Tengah mengalungkan noken di leher dan kepala Wakil Gubernur Papua Pegunungan, Dr. Ones Pahabol, dan Istri sebagai simbol penghormatan dan kasih dari masyarakat dan Pemerintah Mamberamo Tengah.

Masuk gapura utama gereja, beberapa Bapak – bapak berdiri berjejer sambil menyapa Wakil Gubernur Ones Pahabol dan Istri yang di dampingi langsung Oleh Ketua TP PKK yang adalah Istri dari Bupati Mamberamo Tengah.

Mereka adalah para hamba Tuhan yang sedang melakukan  Tradisi Lendawih yaitu menyanyi sambil menangis. Tapi ini bukan nyanyian biasa ini adalah nyanyian penuh rasa syukur dan haru atas kedatangan orang yang jauh atau orang penting yang mereka nantikan.

Liriknya sederhana, tapi penuh makna. Mereka menyanyikan sambil menangis, menyeka air mata mereka yang mengalir dengan lembut.

Momen Lendawih: saat penyambutan Wakil Gubernur Papua Pegunungan, Dr.Ones Pahabol dan Istri.

Wakil Gubernur dan Ibu pun tak kuasa menahan haru. Di antara nyanyian, isak tangis, dan senyum kasih, mereka berdiri, diam sejenak, lalu ikut larut dalam suasana. Air mata pun jatuh dari wajah keduanya bukan karena kesedihan, tapi karena cinta yang begitu tulus. Mereka tahu, mereka datang bukan sebagai pejabat, tapi sebagai pelayan. Bukan untuk dilayani, tetapi untuk melayani.

Saat tradisi Lendawih dilakukan, suasana berubah hening dan penuh haru. Dr. Ones Pahabol dan Istri tak kuasa menahan air mata.

Setelah momen Lendawih, ibadah pembukaan dimulai di tenda utama. Ratusan warga sebagian besar kaum perempuan  mengikuti ibadah dengan khidmat. Cuaca yang awalnya panas berubah menjadi hujan ringan saat ibadah dimulai. Tapi tak lama kemudian, langit kembali cerah dan angin sejuk menyapa. Warga menyebutnya sebagai hujan berkat pertanda bahwa Tuhan hadir melalui pemimpin yang mereka kasihi.

Dalam sambutannya, Dr. Ones Pahabol mengatakan bahwa pada undangan pertama, ia belum sempat hadir. Tapi kali ini, bersama istri, ia memutuskan harus datang. “Kami hadir di sini bukan karena kami hebat, tapi karena Allah menuntun kami,” katanya penuh kesungguhan.

Dengan penuh ketulusan, Dr. Ones Pahabol dan Istri memberikan bantuan dana guna menunjang pelaksanaan ret-ret dan workshop kaum wanita, serta menopang pelayanan gereja dalam menjangkau jiwa melalui penginjilan.

Ia mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan warga dalam Pilkada lalu, dan menegaskan bahwa dirinya bersama Gubernur John Tabo adalah kader Gereja Injili di Indonesia (GIDI). mereka berdua telah dibentuk dan dibesarkan dalam rumah iman yang sama. “Kami akan terus mendukung pekerjaan penginjilan sampai ke ujung bumi,”  tegasnya, disambut tepuk tangan hangat jemaat.

Sebagai bentuk dukungan, Dr. Ones Pahabol dan Istri juga memberikan bantuan dana dari pribadi mereka untuk membantu kegiatan ret-ret dan seminar yang akan berlangsung selama tiga hari ke depan.

Dengan penuh kasih, Dr. Ones Pahabol dan Ibu menyampaikan sambutan kepada warga jemaat peserta ret-ret. Keduanya mengajak umat untuk terus setia dalam pelayanan, sebagai bagian dari panggilan iman dan kasih Kristus.

Sekitar pukul 14.26 WIT, helikopter kembali bersiap tinggal landas. Diiringi lambaian tangan perpisahan, Wakil Gubernur dan Ibu naik kembali ke helikopter  pulang ke Wamena, meninggalkan jejak kasih yang tak akan pernah dilupakan di hati warga Kelila kampung Dogobak.

Hari itu bukan hanya kunjungan biasa. Bagi warga Dogobak, hari itu adalah pengingat bahwa seorang pemimpin bisa hadir sebagai pribadi yang datang membawa damai, pengharapan, dan kasih Kristus yang nyata. ( Redaksi NL )

Tags: #Kampung Dogobak#Melayani Dengan Hationes pahabolWakil Gubernur Papua Pegunungan
Bagikan2Tweet2KirimBagikan
Berita Sebelumnya

Kisah Yorgen Ayomi Hidup Bersama 9 Orang Anak dan Cucunya di Sebuah Bangunan Tak Layak Huni di Jayapura, Bertahap Hidup Dari Mengais Barang Bekas dan Juru Parkir

Berita Selanjutnya

Program Studi Psikologi Resmi Dibuka di Universitas Cenderawasih, Yosefina: Kedepan Bisa Menjadi Fakultas Tersendiri

Berita Terkait

Kasus Scabies, Malaria, dan Diare Meningkat di Yalimo, Plt Kepala Puskesmas Elelim Ajak Warga Tingkatkan Kebersihan
Kesehatan

Kasus Scabies, Malaria, dan Diare Meningkat di Yalimo, Plt Kepala Puskesmas Elelim Ajak Warga Tingkatkan Kebersihan

Bupati Yalimo Tegaskan Proses Penindakan 137 ASN Mangkir Berpuluh Tahun, Tim Khusus Mulai Bekerja
Papua Pegunungan

Bupati Yalimo Tegaskan Proses Penindakan 137 ASN Mangkir Berpuluh Tahun, Tim Khusus Mulai Bekerja

Datangi TKP, Pemkab Lanny Jaya Pastikan Kebenaran Insiden Ledakan yang Tewaskan Seorang Warga Melagi
Papua Pegunungan

Datangi TKP, Pemkab Lanny Jaya Pastikan Kebenaran Insiden Ledakan yang Tewaskan Seorang Warga Melagi

Pesan Bupati Elvis Tabuni : “Kepala Kampung Segera Bentuk Aparat Desa Sebelum Dana Kampung Cair”
Papua Pegunungan

Pesan Bupati Elvis Tabuni : “Kepala Kampung Segera Bentuk Aparat Desa Sebelum Dana Kampung Cair”

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua