JAYAPURA, NOKENLIVE.com – Program Studi Psikologi akhirnya resmi dibuka di Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura. Program studi ini akan berada dibawah naungan Fakultas Kedokteran.
Pendiri Program Studi Psikologi, dr. Yosefina Watofa mengatakan, ilmu psikologi sangat nekat dengan kedokteran, Ilmu humonioga mengajak orang psikologi
Menurut Yosefina, mahasiswa mengalami kesulitan proses belajar dari medis Fakultas kedokteran. Oleh karena itu, meminta untuk membantu dengan ilmu psikologi, agar bisa keluar dengan ilmu pengetahuan dan gelar, sehingga kembali mengabdi ke daerahnya masing-masing
“Ilmu psikologi ada teorinya, maka kami akan memberikan pendampingan, bimbingan kepada mahasiswa yang akan masuk di program Studi psikologi,” ungkapnya kepada Nokenlive.com, Kamis (24/7/2025).
Dosen Fakultas Kedokteran Uncen ini menyampaikan, pihaknya akan mengidentifikasi cara belajar mahasiswa dengan cara belajar, mulai dari SD sampai SMA, hingga masuk ke dokteran, guna mengetahui apakah cara tersebut efektif atau tidak.
“Kami berusaha dampingi mahasiswa untuk mempertahankan, misalnya belum maksimal, kami akan tawarkan berapa hal, bukan hanya teori, tetapi kami akan melakukan intervensi bagimana supaya supaya mahasiswa memiliki ilmu dan pengetahuan psikologi,” jelas Yosefina.
Kata Yosefina, bertahun-tahun Universitas Cenderawasih melalui Fakultas Kedokteran merasa membutuhkan psikologi, maka dengan perjuangan panjang akhirnya Program Studi Psikologi bisa didirikan di Universitas Cenderawasih.
“Puji Tuhan akhirnya persetujuan dari pusat dan ditetapkan pada 15 juli 2025, buka pendaftaran mahasiswa baru mulai dari tanggal 23-29 Juli 2025,” ujarnya.
Dia menyatakan, beberapa kali kegiatan melibatkan tes psikolog dari luar Papua. Oleh karena itu, dengan hadirnya Program Studi Psikologi, agar Uncen bisa mendidik sendiri, sehingga kedepan mahasiswa bisa menjadi seorang psikolog di Papua.
Baca juga: Pilar PSBS Kunjungi Kampus UNCEN, Mendapat Apresiasi Dari Mahasiswa
“Kami hadirkan Program Studi Psikologi, agar mahasiswa dari Papua tidak cari ilmu psikologi jauh-jauh. Mereka bisa belajar di atas tanahnya sendiri (Papua),” kata Yosefina.
“Harapan kami, agar Program Studi Psikologi ini 5-6 tahun kedepan bisa menjadi fakultas,” tutupnya. (Hubertus Gobai/Fredik)





Apa komentar anda ?