JAYAPURA,NOKENLIVE.com- Program Studi Manajemen Administrasi Perkantoran Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Cenderawasih (Fisip Uncen) melakukan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) angkatan 2022 di Kabupaten Supiori, Papua.
Ketua Program Studi Manajemen Administrasi Perkantoran Fisip Uncen Terianus Safkaur mengatakan, kegiatan KKL yang dilakukan oleh mahasiswa semester 6 Program Studi Manajemen Administrasi Perkantoran adalah salah satu mata kuliah.
“Mata kuliah yang ada di dalam kurikulum kami yang di dalam aktivitas perkuliahan 40 persen di ruang kelas Lalu 60 persen dilakukan di lapangan, sehingga pada puncaknya di semester 6,” jelasnya kepada wartawan di Program Studi Manajemen Administrasi Perkantoran Fisip Uncen, Minggu (29/6/2025).
Menurut Terianus, para mahasiswa ini akan dibawa ke lokasi KKL, untuk mengaplikasikan teori atau ilmu yang selama ini mereka dapatkan di dalam kelas dengan realita atau dinamika sosial masyarakat di Kabupaten Supiori.
Setelah itu, akan dikolaborasikan dengan praktek yang ada di lapangan untuk mahasiswa, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat dalam rangka pembangunan di daerah tersebut.
“Kegiatan KKL mahasiswa akan dilakukan dalam bentuk dua jenis kegiatan, yakni kegiatan fisik dan kegiatan non fisik. Pertama mereka akan mempersiapkan atau memperbaiki monografi kampung dan juga pendapatan administrasi kampung yang baik untuk kesehatan,” bebernya.

Terianus menyampaikan, KKL yang dilakukan oleh mahasiswa tentu akan melihat hal-hal yang berkaitan dengan kebijakan pemerintah saat ini, seperti misalnya koperasi merah putih.
Kegiatan ini adalah program pemerintah pusat yang didatangkan langsung ke kampung-kampung, sehingga kesiapan sumber daya aparatur kampung harus disiapkan secara baik, sehingga bisa berperan dalam kebijakan pemerintah, terkait koperasi merah putih tersebut.
“Program pemerintah yang didatangkan dari pemerintah pusat, tetapi kesiapan sumber daya aparatur yang ada tingkat kampung belum disiapkan dengan baik, maka selama KKL ini, mahasiswa akan melakukan sosialisasi dan pelatihan guna memberikan pemahaman kepada operator,” jelasnya.
Selain itu, Terianus melihat banyak bantuan dana kampung yang turun langsung ke setiap kampung, namun belum ada pengelolaan administrasi secara baik, seperti laporan pertanggung jawaban dan lain sebagainya.
“Hal-hal inilah yang akan dilakukan mahasiswa memberikan pelatihan, terkait pembukuan administrasi hingga pelaporan administrasi keuangan, selama dua minggu mahasiswa kami di Supiori,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua Panitia KKL Prodi Manajemen Administrasi Perkantoran, Luis Penggu mengatakan, mahasiswa yang turun melakukan KKL di Kabupaten Supiori berjumlah 100 orang dan didampingi oleh 5 orang dosen pendamping.
“Kami akan lakukan KKL selama dua minggu di Kabupaten Supiori. Ini merupakan lokasi yang sudah kami sepakati bersama untuk KKL disana,” ungkapnya.

Sementara itu, Dosen pendamping Latif Karim mengatakan, pihaknya akan memberikan pendampingan sebagai dosen, sehingga pelaksanaan KKL selama dua minggu di Kabupaten Supiori memberikan dampak langsung kepada pemerintahan di Kampung tersebut.
“Tempat KKL kami sudah survei dan semua sudah aman, maka hari ini mahasiswa akan ikut kapal dari Jayapura ke Biak Numfor, lalu melanjutkan perjalanan menggunakan bus menuju ke Kabupaten Supiori,” pungkasnya.
Perlu diketahui bahwa pada Jumat (27/6/2025), Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Cenderawasih, Marlina Flassy telah melepaskan secara resmi 100 mahasiswa bersama 5 dosen pendamping, guna melaksanakan KKL di Kabupaten Supiori selama dua minggu. (Hubertus Gobai/Fredik).





Apa komentar anda ?