ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Sabtu, Juli 11, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Dewan Adat Yapen Usulkan Tiga Poin Penguatan Kelembagaan Adat, BTM-CK Dinilai Representatif Kultural !

Dewan Adat Yapen Usulkan Tiga Poin Penguatan Kelembagaan Adat, BTM-CK Dinilai Representatif Kultural !

Oleh : Nokenlive
29 Juni 2025
Di Budaya dan Pariwisata, Politik dan Pemerintahan, Provinsi Papua
0
Dewan Adat Yapen Usulkan Tiga Poin Penguatan Kelembagaan Adat, BTM-CK Dinilai Representatif Kultural !

Calon Wakil Gubernur Papua Nomor urut 1 Constant Karma, saat berdiskusi dengan Dewan Adat Daerah (DAD) Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, Jumat (27/5/2025). DOK: Tim BTM-CK

YAPEN,NOKENLIVE.com- Dewan Adat Daerah (DAD) Yapen mengusulkan tiga poin penting kepada pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua nomor urut 1 Benhur Tomi Mano-Constant Karma (BTM-CK).

Tiga usulan itu, terkait dengan penguatan kelembagaan adat yang sudah berjalan selama ini di Kabupaten Kepulauan Yapen.

Ketua DAD Yapen Welem Zaman Bonai menyebut, tiga poin itu diantaranya, penataan wilayah adat, penataan struktur kepimpinan adat, dan penguatan peradilan adat.

“Kami tidak hanya butuh percepatan pembangunan, tapi juga penguatan kelembagaan adat,” jelasnya saat berbincang dengan Constant Karma (CK) di Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, Jumat (27/6/2025) yang diterima Nokenlive.com secara tertulis, Minggu (29/6/2025).

Welem mengatakan, tiga usulan itu sudah dijalankan selama ini. Hanya saja, terkadang tidak sejalan dengan kebijakan pemerintah.

Sebagai contoh, ketika pemerintah hendak membangun infrastruktur, seperti sekolah, harus berkoordinasi dengan Dewan Adat, sehingga tanah disiapkan oleh pihak suku setempat kepada pemerintah untuk membangun.

“Pemerintah ini terkadang super power, langsung membangun tanpa menelusuri apakah tanahnya masuk dalam wilayah sakral secara adat atau tidak, bisa atau tidak,” katanya.

Sebagai gambaran, tercatat ada 7 suku di Yapen yang tersebar di 19 distrik dan ada 419 marga.

Dalam kerja-kerja DAD Yapen, ada satu suku sudah  lengkap dari aspek administrasi kependudukan, yakni suku besar Yawauna.

Suku ini bahkan menjadi contoh di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dimana struktur adat hingga memiliki Elektronik Kartu Tanda Penduduk (E-KTP).

Data kependudukan sudah sampai di pemerintah, yakni Kemendagri dan Kementerian Pertanahan.

 DAD Yapen Yakin BTM-CK Representatif Kultural !

Dasar pemikiran usulan ini disampaikan karena melihat latar belakang Benhur Tomi Mano dan Constant Karma (BTM-CK), sama-sama birokrat kenyang pengalaman pemerintahan.

Calon Wakil Gubernur Papua Nomor urut `1 Constant Karma bertemu Dewan Adat Daerah (DAD) di Kbaupaten Kepulauan Yapen, Papua, Jumat (27/6/2026). Dok Humas BTM-CK

Keduanya juga sosok yang suka mendengar aspirasi masyarakat dan melaksanakannya sesuai peraturan perundang-undangan.

Paling mendasar, merupakan representatif kultural, dimana Benhur Tomi Mano anak adat Tabi dan Constant Karma dari Saireri.

Menanggapi usulan itu, Constant Karma mengatakan akan memperhatikan usulan tersebut. Menurutnya, ini sejalan dengan Otonomi Khusus (Otsus) serta kebijakan pembangunan.

“Saya akan bicara dengan Bapak BTM, ini usulan yang bagus sekali. Kalau di Yapen bisa, semua daerah harusnya juga bisa,” jelasnya.

“Adat hingga suku-suku adalah sasaran pembangunan. Jika dalam otsus menekankan penguatan kelembagaan adat, harusnya bisa didanai otsus,” sambung dia.

Adapun yang sudah berjalan saat, akan diupayakan diperkuat melalui kehadiran negara atau peran pemerintah.

Dengan begitu, kelembagaan adat memiliki posisi strategis dalam pembangunan demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat. (Rilis/Fredik).

Tags: Benhur Tomi ManoBTM CKConstant KarmaDewan AdatDewan Adat Daerah YapenKabupaten Kepulauan YapenPenguatan Kelembagaan AdatProvinsi Papua
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Festival Colo Sagu, Bukti Sinergitas Polri dan Masyarakat Melestarikan Pangan Lokal di Papua

Berita Selanjutnya

100 Mahasiswa Prodi Manajemen Administrasi Perkantoran Uncen Lakukan KKL di Supiori, Kaprodi: KKL Dilakukan Dalam Bentuk Fisik dan Non Fisik Selama Dua Minggu

Berita Terkait

Kafilah Kota Jayapura Siap Berlaga di MTQ ke-31 Tingkat Provinsi Papua
Provinsi Papua

Kafilah Kota Jayapura Siap Berlaga di MTQ ke-31 Tingkat Provinsi Papua

Siswa SMAN 8 Jayapura Lolos Paskibraka Nasional 2026
Nasional

Siswa SMAN 8 Jayapura Lolos Paskibraka Nasional 2026

Dirlantas Polda Papua: 61 Orang Meninggal Akibat Kecelakaan Lalu Lintas Selama Semester I 2026
Provinsi Papua

Dirlantas Polda Papua: 61 Orang Meninggal Akibat Kecelakaan Lalu Lintas Selama Semester I 2026

Wakil Bupati Yalimo Tekankan Disiplin ASN dan Soliditas Pemerintahan
Politik dan Pemerintahan

Wakil Bupati Yalimo Tekankan Disiplin ASN dan Soliditas Pemerintahan

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua