JAYAPURA, Nokenlive.com – Angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polda Papua selama semester pertama tahun 2026 mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Sepanjang periode Januari hingga Juni 2026 tercatat sebanyak 1.106 kasus kecelakaan, dengan 61 orang dilaporkan meninggal dunia.
Data tersebut disampaikan Direktur Lalu Lintas Polda Papua, Kombes Pol Indra Kurniawan Mangunsong, saat ditemui wartawan, Selasa (7/7/2026).
“Jumlah kasus laka lantas selama periode Januari-Juni 2026 mencapai 1.106 kasus. Dimana yang meninggal dunia karna laka lantas sebanyak 61 orang,” ujarnya.
Selain korban meninggal dunia, kecelakaan lalu lintas juga menyebabkan 612 orang mengalami luka berat dan 1.039 orang luka ringan. Sementara itu, total kerugian material akibat kecelakaan mencapai Rp2.907.050.985.
Dirlantas merinci jumlah kecelakaan setiap bulan, yakni Januari sebanyak 195 kasus, Februari 194 kasus, Maret 189 kasus, April 159 kasus, Mei 178 kasus, dan Juni 191 kasus.
Di sisi lain, Direktorat Lalu Lintas Polda Papua juga mencatat 15.516 pelanggaran lalu lintas selama Januari hingga Juni 2026. Dari jumlah tersebut, 1.037 pelanggar dikenai tilang, sedangkan 14.473 pelanggaran ditindak melalui mekanisme non-tilang.
Pada kesempatan itu, Dirlantas mengimbau seluruh masyarakat, baik pengendara roda dua maupun roda empat, agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara dan menghindari konsumsi minuman beralkohol sebelum mengemudikan kendaraan.
“Dalam kesempatan tersebut, Dirlantas Polda Papua mengimbau kepada pengendara baik roda dua maupun roda empat di wilayah hukum Polda Papua agar hindari konsumsi alkohol berlebihan saat mengemudi kendaraan di jalan sebab akan sangat fatal bagi diri sendiri maupun orang lainnya,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa pengaruh minuman keras masih menjadi salah satu faktor utama penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas di Papua.
“Sebab salah satu pemicu terjadi laka lantas di wilayah hukum Polda Papua dikarenakan pengemudi dipengaruhi minuman keras atau minuman beralkohol,” tegasnya.
(Melviandres Pamanggori/Redaksi)





Apa komentar anda ?