NABIRE, Nokenlive.Com – Bupati Kabupaten Intan Jaya, Aner Maisini dalam acara Sosialisasi peraturan pemerintah nomor 94 nomor 2021 tentang disiplin pegawai negeri sipil dan penandatangan aksi kesepakatan penegakan disiplin ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Intan Jaya menyoroti kehadiran ASN di Sugapa, Ibu kota Kabupaten Intan Jaya.
“ ASN Intan Jaya harusnya malu kepada masyarakat. Stop makan gaji buta,” tegas Bupati Intan Jaya, Aner Maisini dalam sambutannya di acara sosialisasi peraturan pemerintah nomor 94 nomor 2021 tentang disiplin pegawai negeri sipil dan penandatangan aksi kesepakatan penegakan disiplin ASN di aula BPKAD Intan Jaya, Senin, (5/5/2025).
Maisini Mengatakan Semua pihak mengakui bahwa kinerja ASN di Kabupaten Intan Jaya masih sangat rendah.
“ Kita harusnya malu, Kantor kita di Sugapa ini selalu sepi, tidak ada yang melaksanakan tugas. Kita harus jelaskan apa ke masyarakat terkait kondisi ini,” tukas Bupati.
Walau tidak melaksanakan tugas sebagai ASN di tempat tugas, selama ini pegawai Intan Jaya terima Gaji dan TPP di luar Intan Jaya.
“ Kita digaji oleh negara untuk mengabdi kepada masyarakat bukan duduk santai di Nabire, Timika, Jayapura dan tempat lain.Perlu diingat, semua berkat yang kita dapat dari Kabupaten Intan Jaya, Akan kita pertanggungjawabkan ke Tuhan,” tuturnya.
Bupati mengajak para pimpinan OPD untuk memberikan contoh yang baik kepada para ASN.
“ Pimpinan OPD harus melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Kita jaga kebun kita disini, bina bawahan saudara dengan baik dan tegakkan disiplin di OPD masing-masing,” imbuh Maisini.
Ia berharap para pimpinan OPD memberikan
ketegasan kepada ASNnya masing-masing.
“ Berikan sanksi kepada ASN yang malas kerja, agar bisa menjadi efek jera untuk yang lain,” ungkapnya.
Lebih lanjut harap Bupati Intan Jaya, Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini kiranya narasumber dapat memberikan pemahaman yang baik kepada seluruh ASN akan pentingnya melaksanakan tugas.
“ Lebih-lebih tentang bagaimana perlunya koordinasi dan pembagian tugas yang baik antara atasan dan bawahan karena selama ini yang saya perhatikan, orang yang kerja hanya itu-itu saja,” pungkas Bupati Aner.
(Lisa)







Apa komentar anda ?