ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Jumat, Agustus 7, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Jelang May Day, Polisi Siagakan 600–800 Personel di Nabire, Kapolres Tegaskan Kegiatan Wajib Berizin

Jelang May Day, Polisi Siagakan 600–800 Personel di Nabire, Kapolres Tegaskan Kegiatan Wajib Berizin

Oleh : Nokenlive
30 April 2026
Di Hukum dan Kriminal, Nasional, Papua Tengah, Papua Terkini
0
Jelang May Day, Polisi Siagakan 600–800 Personel  di Nabire, Kapolres Tegaskan Kegiatan Wajib Berizin

Kapolres Nabire AKBP Samuel D.Tatiratu S.I.K ketika diwawancarai di polres nabire. Kamis, 30/04/2026. (Foto/Lisa)

NABIRE, Nokenlive.com –  Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei 2026, Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu menegaskan bahwa setiap kegiatan penyampaian aspirasi wajib melalui pemberitahuan resmi kepada pihak kepolisian.

Hingga saat ini, belum ada surat pemberitahuan terkait rencana aksi lanjutan yang beredar melalui selebaran (flyer) di masyarakat.

Kapolres menjelaskan, pada 1 Mei besok telah terjadwal sejumlah kegiatan yang bersifat nasionalisme, di antaranya apel bersama masyarakat di Taman Gizi sekitar pukul 08.00 WIT, dilanjutkan dengan pawai merah putih serta rencana lomba lari 10 kilometer dengan rute dari Pantai Maf, Pasar Karang, DPRK, Kali Bobo, dan kembali ke titik awal. Kegiatan tersebut masih dalam tahap koordinasi.

“Untuk flyer yang menyebutkan adanya aksi jilid dua dari kelompok tertentu, sampai saat ini belum ada pemberitahuan resmi yang masuk ke Polres Nabire. Pada prinsipnya, kami tidak melarang penyampaian aspirasi, tetapi harus sesuai prosedur,” ujar Kapolres. Kamis (30/4/2026)

Ia menegaskan, pemberitahuan minimal tiga hari sebelum pelaksanaan diperlukan agar aparat dapat mempersiapkan pengamanan secara maksimal.

Menurutnya, pengalaman sebelumnya menunjukkan koordinasi yang baik mampu menciptakan situasi yang aman dan tertib saat aksi berlangsung.

Kapolres juga mengungkapkan, pihaknya telah menggelar rapat koordinasi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta perwakilan komunitas, termasuk ojek, guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

“Mari kita jaga Nabire sebagai ibu kota Provinsi Papua Tengah tetap aman, damai, dan kondusif. Jangan sampai ada kegiatan yang tidak terkoordinasi dan berpotensi menimbulkan konflik di lapangan,” tegasnya.

Terkait kemungkinan adanya aksi tanpa izin, Kapolres menyatakan pihaknya tidak akan langsung melakukan pembubaran paksa, namun akan melakukan langkah pencegahan seperti pemblokiran agar tidak mengganggu agenda resmi yang telah terjadwal.

Untuk pengamanan, Polres Nabire bersama Polda Papua Tengah akan menurunkan sekitar 600 hingga 800 personel, disesuaikan dengan dinamika situasi di lapangan.

Hingga saat ini, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Nabire dilaporkan masih aman dan terkendali. Aparat intelijen dan kepolisian terus melakukan pemantauan serta koordinasi dengan berbagai pihak.

Kapolres berharap seluruh elemen masyarakat dapat berpartisipasi menjaga ketertiban serta mengisi peringatan Hari Buruh dengan kegiatan positif yang mencerminkan semangat nasionalisme dan persatuan.

(Lisa/Redaksi)

Tags: 1 Mei 2026AKBP Samuel D. TatiratuKabupaten NabireKapolres NabireMay DayNabireperingatan Hari Buruh InternasionalPolda Papua TengahPolisi Siagakan 600–800 Personel di NabirePolres NabirePolres Nabire bersama Polda Papua Tengah akan menurunkan sekitar 600 hingga 800 personel
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Pemprov Papua Tengah Perketat Pengendalian Inflasi Pangan, Kabupaten Ini Menjadi Sorotan

Berita Selanjutnya

Pemprov Papua Pegunungan Kumpulkan 8 Kabupaten, Cari Solusi Tekan Harga Kebutuhan Pokok

Berita Terkait

BGN Ancam Tutup Permanen Dapur MBG Depapre di Papua
Nasional

BGN Ancam Tutup Permanen Dapur MBG Depapre di Papua

Pasca Keracunan MBG, Bupati Jayapura: Kelanjutan Program Kami Serahkan kepada Keputusan Masyarakat
Nasional

Pasca Keracunan MBG, Bupati Jayapura: Kelanjutan Program Kami Serahkan kepada Keputusan Masyarakat

Bupati Jayapura: Belum Tetapkan Status KLB Kasus Keracunan MBG, Pemerintah Fokus Selamatkan Korban
Nasional

Bupati Jayapura: Belum Tetapkan Status KLB Kasus Keracunan MBG, Pemerintah Fokus Selamatkan Korban

Nyaris Lolos, Avsec Bandara Sentani Gagalkan Penyelundupan Hampir 1 Kilogram Ganja ke Dekai
Hukum dan Kriminal

Nyaris Lolos, Avsec Bandara Sentani Gagalkan Penyelundupan Hampir 1 Kilogram Ganja ke Dekai

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua