NABIRE, Nokenlive.com – Pemerintah Provinsi Papua Tengah terus mendorong percepatan pembangunan pusat pemerintahan di Wanggar, Kabupaten Nabire. Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa bersama Wakil Gubernur Deinas Geley meninjau langsung progres pembangunan tiga tower pada Senin (21/9/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai target dan kontrak, sekaligus mendorong pihak pelaksana mempercepat pembangunan yang ditargetkan rampung pada akhir Desember 2026.
Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, mengatakan jumlah tenaga kerja yang sebelumnya hanya sekitar 65 orang kini telah ditambah menjadi 210 orang untuk mendukung percepatan pembangunan tiga tower.
“Jadi sesuai yang waktu kita komitmen sampaikan bahwa tukang yang 65 orang baru ada, waktu itu kita minta penambahan. Sekarang penambahan itu sudah 210 orang untuk membangun tiga tower,” kata Deinas Geley.
Menurutnya, pemerintah daerah akan terus melakukan pemantauan secara langsung di lapangan. Langkah tersebut bukan untuk menakut-nakuti para pekerja, melainkan memberikan motivasi agar pekerjaan dapat diselesaikan sesuai kontrak.
“Tujuan kami datang ke sini bukan menakut-nakuti mereka, tetapi memotivasi dan mendorong karyawan ini supaya pekerjaan harus selesai sesuai dengan kontrak kerja,” ujarnya.
Deinas menegaskan, pembangunan pusat pemerintahan Papua Tengah merupakan bagian penting dari komitmen pemerintah. Karena itu, Gubernur dan Wakil Gubernur akan terus melakukan pengawasan agar pekerjaan tidak terbengkalai.
“Makanya kita pemerintah daerah, dalam hal ini gubernur, waktu gubernur kita komitmen, kita harus monitor terus. Mendorong terus. Datang sidak tiba-tiba, datang terus. Supaya pekerjaan harus selesai,” tegasnya.
Dalam peninjauan tersebut, pemerintah juga menemukan kebutuhan material yang masih harus dipenuhi untuk mendukung percepatan pekerjaan. Deinas meminta pihak penyedia memastikan seluruh kebutuhan material tersedia sehingga tenaga kerja yang sudah ditambah dapat bekerja secara maksimal.
“Tenaga sudah siap, tapi barangnya kurang. Berarti kerjanya lambat. Jadi tadi saya tekankan bahwa pihak ketiga penyedia harus usahakan kasih full semua barang, supaya sesuai dengan komitmen kontrak,” jelasnya.
Ia menegaskan pembangunan tiga tower tersebut harus diselesaikan tahun ini sesuai kontrak yang telah ditetapkan.
Selain tiga tower, pemerintah juga akan melakukan peninjauan terhadap pembangunan gedung utama pusat pemerintahan Papua Tengah, yakni kantor Gubernur, kantor DPRP dan kantor MRP.
“Besok kami datang khusus untuk kantor DPR, kantor Gubernur, kantor MRP. Itu tukang-tukang besok lagi. Yang ini tukang 210 orang, itu lain,” kata Deinas.
Menurutnya, pengawasan secara berkala diperlukan untuk memastikan seluruh pembangunan berjalan sesuai target. Pemerintah berharap pekerjaan dapat tuntas sebelum akhir tahun sehingga para pekerja dapat kembali berkumpul bersama keluarga saat perayaan Natal.
“Harus pekerjaan itu tuntas. Setelah selesai, supaya Desember bagi Kristen, mereka bisa pulang Natal bersama dengan keluarga mereka,” pungkasnya.







Apa komentar anda ?