Jayapura, Nokenlive.com –
Pasca gempa bumi berkekuatan 5,4 skala ricther yang melanda Kota Jayapura pada 9 Februari 2023, pemerintah kota setempat menginstruksikan masa tanggap darurat 21 hari
Selama 21 hari tanggap darurat, sejumlah di kota itu menerapkan sistem pembelajaran daring (online).
Wakasek Bidang Kesiswaan SMK Negeri 1 Pariwisata Jayapura Daud Ungerwalu menjelaskan, pihaknya telah melakukan pembelajaran secara during atau online bagi siswa kelas 10 dan kelas 11.
Sementara siswa kelas 12 sebagai kelas persiapan ujian sekolah akhir dan ujian kompetensi keahlian tetap dilakukan secara ofline/tatap muka di sekolah.
Namun, kata dia, tetap memperhatikan situasi dan kondisi, terutama keselamatan para siswa daripada resiko gempa yang masih terus mengguncang Kota Jayapura.
“Sampai hari ini siswa masih belajar secara during tanpa kendala yang berarti, namun ada beberapa siswa yang kesulitan jaringan internet karena keterbatasan pulsa paket internet atau mencari wifi gratis,”kata Daud kepada Nokenlive di Jayapura, Rabu (22/2/2023).
Menurut dia, para siswa masuk tepat waktu ke ruang zoom ketika proses belajar mengajar hendak berlangsung.
Bagi kelas 12, ia berharap tetap menjaga kesehatan dan keselamatan diri lantaran bakal mengikuti Ujian Sekolah Berstandar Nasional dan Ujian Kompetensi Keahlian tahun ajaran 2022/2023.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN 1 Pariwisata Jayapura, Ana Rebeka Rumbiak ketika ditemui secara terpisah mengatakan, pihaknya telah membentuk panitia guna mendukung pelaksanaan ujian kompetensi keahlian di sekolah yang dipimpinnya.
Ujian kompetensi bakal berlangsung pada Maret 2023 mendatang. Dengan demikian, kata dia, atas keputusan dan kesepakatan bersama, bagi siswa kelas 12 yang sementara siap untuk mengikuti ujian tetap mengikuti proses belajar mengajar di sekolah.
Proses ujian kompetensi keahlian bagi siswa kelas 12 di SMKN 1 Pariwisata Jayapura tahun ini dijadwalkan berlangsung pada 7-16 Maret 2023.
“Sedangkan ujian sekolah berstandar nasional bakal dilakukan pada 28 Maret-4 April 2023,”ujar Ana.
Dia berharap, seluruh siswa kelas 12 yang hendak mengikuti ujian kompetensi keahlian agar tetap tekun belajar dengan selalu waspada dan tetap berhati-hati.
Tapi juga,lanjut dia, peran aktif orangtua untuk mengingatkan putra-putrinya agar giat belajar. Tak hanya itu, orangtua juga diharapkan mengawasi mereka selama proses belajar mengajar baik dari rumah secara daring maupun di sekolah.
Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Pariwisata Jayapura punya lima Jurusan Keahlian yakni Jurusan Pariwisata, Jurusan Tata Boga, Jurusan RPL, Jurusan Tata Busana, dan Jurusan Usaha Perjalanan Wisata.(ANDIKA PAMAN)





Apa komentar anda ?